“Bumi Trisula Bersholawat”, 2000 warga peringati ‘Kesaktian Pancasila’ di Blitar Selatan
LENSAINDONESIA.COM: Bertempat dilapangan Desa Bakung Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar, berlangsung Gema Sholawat bertema “Bumi Trisula Bersholawat” bersama Habib Jafar bin Ustman Al Jufri. Gema syukur dihadiri 2000 umat muslim ini memperingati hari Kesaktian Pancasila, 1 Juni 2016.
Puji-pujian terhadap Rasullah dan kemahabesaran ilahi itu bertema “Bentuk Nyata untuk Kemajuan Bangsa Indonesia sebagai Wujud Pengamalan Pancasila”.
Di antara Warga yang hadir itu, sebagian besar Muslimin dan Muslimat se Kecamatan Bakung dan para JMC se Blitar Raya.
Habib Jafar bin Ustman al Jufri mengawali gema solawatnya disambut antusiasme massa yang sebagian besar Muslimin dan Muslimat se Kecamatan Bakung dan para JMC se Blitar Raya.
Turut pula mendukung gema sholawat, antara lain, Bupati Blitar Drs. H Rijanto, MM, Kapolreskab Blitar, AKBP Slamet Waloya, SIK, Komandan Kodim 0808 Blitar, diwakili oleh Danramil Selorejo Lettu Czi Wikodo, Danyon 511/DY diwakili oleh Pabintal Kapten Inf Sulistiyono, dan Seluruh SKPD Jajaran Pemkab Blitar, Muspika Bakung, Para Perwira beserta anggota Jajaran Kodim 0808 Blitar serta Para Kades dan para Tokoh Agama se Kecamatan Bakung.
Habib Jafar bin Ustman al Jufri beserta rombongan Forpimda saat memimpin gema Sholawat, diringi kelompok Hadrah dari Malang pimpinan Habib Jafar bin Ustman al Jufri.
Bupati Blitar Drs. H Rijanto, MM menyampaikan kagum bahwa kegiatan “Bumi Trisula Bersholawat” bersama Habib Jafar, dihadiri segala lini, meliputi masyarakat beserta TNI /Polri.
Tanggal 30 September merupakan hari yang sangat bersejarah dalam arti penumpasan penghianatan terhadap orang orang yang ingin mengganti Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.
Bupati juga mengatakan bahwa Blitar Selatan adalah sebagai basis pengkhianatan. Hal tersebut telah dilakukan operasi Trisula yang dilaksanakan TNI bersama Masyarakat yang masih cinta terhadap NKRI, yakni operasi penumpasan sisa sisa pengkhianat
Negara.
Sehingga, situasi yang saat itu belum kondusif, maka pejabat pemerintah baik Kades maupun Camat dijabat oleh aparat TNI atau Polri.
Untuk saat ini perkembangan pembangunan wilayah Blitar Selatan sudah luar biasa, karena dulu dipisahkan sungai Brantas yang dahulu di sepanjang sungai Brantas untuk wilayah Blitar hanya ada satu titik jembatan. Namun saat ini disepanjang wilayah Blitar sudah ada 7 titik jembatan yang dapat memperlancar transportasi.
Sehingga, pembangunan Blitar selatan telah setara dengan pembangunan Blitar utara dan hal tersebut akan kita bangun secara terus menerus bahkan JLS (Jalan Lintas Selatan) akan segera direalisasi demi kemajuan Blitar Selatan, imbuh Drs. H Rijanto, MM.
Bupati Blitar ini berpesan terutama kepada para pemuda agar tidak terpengaruh hal hal negatif, seperti bentuk Narkoba, Minuman keras dan kecanggihan teknologi yang mengarah keranah Pornografi. “Hal tersebut dapat menjerumuskankan dan dapat merusak mental generasi muda penerus bangsa ini,” pesannya.
K H Lukmanul Hakim dari Malang dalam tausyiah-nya mengajak kaum muslimin dan muslimat yang hadir untuk selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. @
Authentikasi:
Kapenrem 081 Mayor Inf Hery Suprapto Wardoyo

Post a Comment