Header Ads

Mega Kirim Utusan Konsolidasi PDIP Maluku

siwalimanews.com
Mega Kirim Utusan Konsolidasi PDIP Maluku

Ambon - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soe­karnoputri mengutus tiga fungsionaris DPP untuk melaku­kan konsolidasi di Ma­luku menjelang Pil­kada 2018.

Informasi yang di­himpun Siwalima di DPP PDIP, ter­ung­kap ketiga fung­sio­naris yang diutus yaitu Komarudin Wa­­tubun, Bambang DH dan Sekretaris Jenderal, Hasto Kris­tiyanto.

Ketiganya diutus untuk menghadiri kon­solidasi sekali­gus memimpin Ra­ker­da PDIP Maluku yang akan dilaksana­kan Senin (8/5) men­da­tang di Kantor PDIP Maluku.

Kabarnya, semula DPP PDIP mengins­truksikan DPD Ma­luku untuk menggelar Rakerda Selasa (9/5) mendatang dengan agenda konsolidasi pemenangan Pilkada 2018. Namun kemu­dian waktunya dise­suai­kan menjadi Senin (8/5).

Rakerda bakal dihadiri oleh seluruh pengurus DPD serta Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC se-Maluku termasuk juga Ke­tua Fraksi PDIP DPRD kabupaten dan kota.

DPC yang hadir juga diharuskan untuk menyampaikan laporan perkembangan dinamika politik di daerah yang akan melaksanakan pilkada 2018 serta membuat laporan terkait dengan konsolidasi struktur partai di daerahnya masing-masing secara khusus daerah yang akan melaksanakan pilkada 2018.

Sekretaris DPD PDIP Maluku, Lucky Wattimury yang dikonfirmasi Siwalima, Senin (1/5) menje­laskan, rakerda bertujuan untuk membahas dua hal penting yang mengevaluasi Pilkada 2015 dan 2017 serta membahas kesiapan menghadapi Pilkada 2018.

“DPP memang telah mengins­truksikan DPD untuk melaksana­kan Rakerda tanggal 9 Mei mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, PDIP berharap agar seluruh persiapan terutama internal partai agar siap diri dengan baik. Mengingat, dalam pilkada 2015 dan 2017, PDIP memperoleh hasil yang kurang baik.

“Karena banyak masalah yang salah satunya kurang maksimal­nya struktur partai dalam bekerja, sehingga hasil dalam Pilkada se­rentak tahun 2015 dan 2017 kurang baik, “jelasnya.

Bahkan, kata Wattimury, ada aparat partai yang main-main, sementara disisi lain ada kader-kader PDIP yang tunggang lang­gang dalam bekerja, sehingga sudah sepantasnya PDIP berbe­nah diri secara internal.

Menghadapi Pilkada 2018 yang tahapannya segera dilaksanakan, katanya, PDIP ingin memper­siap­kan diri dengan baik, sehingga rakerda menjadi penting untuk dilaksanakan.

“Rakerda ini menjadi pembe­nahan untuk persiapan guna meng­hadapi pilkada serentak di Maluku tahun 2018 mendatang, “terangnya.

Secara mekanisme dan keten­tuan, kata anggota Komisi C DPRD Maluku ini, rakerda juga dihadiri oleh DPP, sehingga persiapan dan perhatian untuk pelaksanaanya harus dilakukan dengan baik.

Pendaftaran

Sementara itu, proses pendaf­taran calkada baru akan dibuka oleh DPD PDIP usai rakerda.

Rencananya dalam minggu ini sudah dibuka proses pendaftaran. Namun mengingat Rakerda yang akan dilangsungkan tanggal 9 Mei, maka pendaftarannya ditunda hingga selesai Rakerda,” jelas Ketua Bapilu DPD PDIP Provinsi Maluku, Thobyhend Sahureka kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Senin (1/5).

Sebelumnya diberitakan, awal bulan Mei nanti, PDIP akan me­ngumumkan kepada publik untuk segera melakukan penjari­ngan atau rekruitmen calon kepala dae­rah. “Minggu depan mungkin sudah dibuka pendaftaran calon kepala daerah dari PDIP. Kepada yang ingin maju dalam kontestasi pemi­lihan kepala daerah 2018 menda­tang, bisa mengambil formulir pendaftaran apabila sudah resmi dibuka,” jelas Ketua DPD PDIP Ma­luku, Edwin Huwae kepada warta­wan di Ambon, Jumat (28/4).

Menurutnya, proses pendaftaran calkada oleh PDIP, nantinya bersifat terbuka, sehingga siapapun bisa mendaftar, baik itu dari kader partai maupun kader dari partai lain.

“Pendaftarannya kali ini bersifat terbuka, sehingga siapapun yang ingin maju dalam kontestasi Pilkada bisa mendaftar,” ungkap Huwae yang juga Ketua DPRD Maluku.

Dijelaskan, PDIP nantinya akan akan mem­prioritaskan tiga nama dari internal, dan dua nama lainnya dari eksternal partai. (S-46)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.