Header Ads

Karangan bunga dibakar buruh, ini kata Djarot Saiful Hidayat

LensaIndonesia.com
Karangan bunga dibakar buruh, ini kata Djarot Saiful Hidayat
Salah satu karangan bunga yang berada di sekitar Balai Kota Jakarta dibakar dalam aksi buruh. (ISTIMEWA)

LENSAINDONESIA.COM : Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyayangkan adanya oknum buruh yang melakukan pembakaran karangan bunga di depan Gedung Balai Kota Jakarta pada peringatan hari buruh pada Senin (1/4/2017) lalu.

Djarot menduga oknum -oknum buruh yang melakukan pembakaran bunga sengaja melakukan pembakaran tersebut karena merasa tidak puas dengan kepemimpinan dirinya dan Gubernur DKI Jakarta, Ahok.

“Ya ada aja yang tidak suka,” kata Djarot usai peringati hari Pendidikan Nasional, di kawasan Parkir Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

Djarot mengaku apa yang dilakukan buruh dengan alasan pembakaran tersebut karena ketidakpuasan terhadap upah minimum provinsi ( UMP) di Jakarta. Padahal, penetapan UMP yang ditetapkan provinsi DKI bukan hanya berdasarkan keputusan dari gubernur DKI, namun harus melakukan diskusi dengan para pengusaha .

Di sisi lain, pihaknya sudah berusaha menekan angka pengeluaran para buruh dengan memberikan sejumlah fasilitas seperti memberikan subsidi bus Transjakarta agar menjadi murah, pemberian Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga subsidi daging murah.

Djarot mengungkapkan agar para buruh lebih fokus pada peningkatkan kualitas dan produktivitas daripada melakukan aksi pembakaran.

Seperti diketahui, bahwa Senin (1/5/2017) kemarin sejumlah buruh yang melakukan aksi May Day melakukan pembakaran terhadap karangan bungan ucapan kepada Ahok -Djarot di depan Gedung Balai Kota Jakarta.@agus_irawan

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.