Header Ads

Wagub Kalbar: Umat Beragama Tidak Boleh Terprovokasi

deliknews.com
Wagub Kalbar: Umat Beragama Tidak Boleh Terprovokasi

Pontianak- ebagai sesama umat kristiani kita harus saling memberikan kasih dan dapat menjaga kesatuan umat beragama. “Umat Kristiani haruslah menjadi masyarakat yang mampu menilai dan melihat hal yang nyata,” kata Wakil Gubernur Kalbar Drs Christiandy Sanjaya, SE, MM, Kamis (20/4) saat acara Pelantikan Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) di Restoran Gajah Mada.

Ia juga mewanti agar ke miskomunikasi antar umat beragama tidak kembali terulang dan membuat hubungan antar umat beragama menjadi saling bermusuhan, tambahnya.

Pelantikan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional Provinsi Kalimantan Barat ini, merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kaum intelektual Umat Kristiani dan Masyarakat Kalimantan Barat Khususnya yang mempunyai arti dan kedudukan penting serta sangat strategis. Karena melaui pelantikan ini, salah satu amat dari AD/ART organisasi akan menghasilkan dan menetapkan keputusan-keputusan Organisasi, terutama tentang program kerja dan kegiatan organisasi. Sehingga dengan demikian, diharapkan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi dapat diwujudkan

“Kita berharap, agar pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) selalu berupaya mempererat persatuan dan kesatuan dalam mendukung pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat serta menghilangkan sikap primordial kesukuan dan kedaerahan,” ungkapnya.

Provinsi Kalbar merupakan representasi dari wilayah yang multi etnik, multikultur, dan memiliki keragaman keyakinan keagamaan, maka kerukunan dan toleransi sesama warga menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Bagi masyarakat Kalbar, kerukunan umat beragama menjadi prasyarat mutlak bagi terwujudnya stabilitas dan ketahanan Nasional khususnya di Kalimantan Barat.

“Kita harus bertekad untuk dapat mewujudkan Pemerintah Indonesia dalam usaha mempercepat peningkatan pembangunan di Wilayah Indonesia menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kalimantan Barat yang kita cintai ini” harapnya.

Lanutnya lagi, semakin cepatnya perubahan disekitar kita, mau tidak mau BAMAGNAS harus terus memperbaiki kualitas manajemen organisasi, serta harus terus melakukan transformasi gerakan secara nyata. Yakni, dengan melakukan gerakan-gerakan berupa transformative yang mampu memenuhi dahaga problematika umat saat ini dan dimasa mendatang.

“Tantangan kedepan jauh lebih berat dan kompleks disbanding masa-masa sebelumnya. Pembangunan tidak akan berhasil dengan sempurna apabila hanya dilaksanakan oleh Pemerintah. Kita perlu menyatukan atau menyelaraskan gerak dan langkah kita bersama, Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat” ungkapnya. (LAY).

REKOMENDASI :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.