Header Ads

Ribuan warga toast sarapan sehat di lapangan Hubdam Tegalega

LensaIndonesia.com
Ribuan warga toast sarapan sehat di lapangan Hubdam Tegalega
Ribuan warga kota Bandung melakukan toast sarapan sehat bersama Energen di lapangan hubdam Tegallega, Bandung Minggu (5/3/2017). (LICOM/Arie)

LENSAINDONESIA.COM: Ribuan warga kota Bandung melakukan “toast” sarapan sehat bareng Energen di lapangan Hubdam Tegalega, Minggu (5/3/2017). Acara yang dikemas dalam “Pekan Sarapan Sehat 2017 itu dalam rangka mengkampanyekan program nasional “Sarapan Sehat sebelum jam 9” sèbagaimana permenkes No.41/2014 tentang pedoman gizi seimbang.

“Even ini untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya sarapan sehat sebelum jam 9. Tentunya membutuhkan proses dan harus dilaksanakan secara konsisten, berkesinambungan. Karena itu kami bersama-sama dengan pihak lain melakukan sinergi aksi dengan pihak lainnya, sehingga tujuan mengajak masyarakat indonesia membangun generasi yang sehat, cerdas dan aktif melalui kebiasaan sarapan sehat sebelum jam 9 dengan gizi yang tepat dapat terwujud,” ujar Goesnawan,Marketing Director PT.Mayora Indah selaku produsen Energen disela-sela acara.

Goesnawan mengatakan, Energen terus berkomitmen secara serius dan konsisten melakukan kampanye sarapan sehat sebelum jam 9 melalui edukasi sarapan sehat bagi masyarakat di Indonesia di 28 kota dengan jumlah lebih dari 200 ribu peserta mulai dari Sabang sampai Merauke.

“Produk energen hadir dengan kandungan lengkap susu sereal, telur dan sigmavit (vitamin dan mineral -red) dimana kebaikan susu terdapat di energen. Sereal mampu membuat anak Indonesia lebih kenyang dan bertenaga. Sedangkan telur merupakan sumber protein serta sigmavit merupakan multivitamin dan mineral,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof.Dr.Ir. Hardinsyah, MS menambahkan, saat ini sudah semakin banyak masyarakat yang mulai faham akan pentingnya sarapan sehat. Diharapkan hal ini dapat menjadi kebiasaan baik didalam setiap keluarga dan menjadi gaya hidup setiap pagi.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya sarapan sehat dan kandungan gizi yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sarapan dapat dikatakan sebagai sarapan sehat, sambung Hardinsyah, bila memenuhi 2 syarat. Pertama adalah waktu yang tepat dan kedua adalah komposisi gizi yang tepat dan aman. “Waktu sarapan yang tepat adalah pagi hari sebelum jam 9 dimana kondisi gizi tubuh mulai menurun setelah berpuasa 10-12 jam. Sedangkan komposisi sarapan yang tepat adalah harus mengandung karbohidrat, proteim,lemak, serat, vitamin dan mineral serta air yang dapat memenuhi seperempat kebutuhan gizi harian,” terangnya.

Selain Goesnawan dan Hardinsyah, dalam acara itu hadir juga perwakilan Ikatan Dokter Indonesia, Dr.Ukul Albab, Sp.OG, Sekretaris Daerah kota Bandung Yossi Irianto dan plt.Kepala Dinas kesehatan kota Bandung, dr.Nina manarosana. @Arie

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.