Inilah Sepenggal Cerita Raja Kubu
Kubu Raya- Sayyidis Syarif Idrus bin abdurahman Al-Aydrus, lahir pada malam Kamis 17 Ramadhan 1144 H ( 1732 M ) dikampung Al-Raidhah terim ( Hadramaut ). Beliau meninggalkan kampung halamannya dalam rangka Syiar agama Islam.
Banyak negeri dan tempat yang dilalui dan disinggahi termasuk dikepulauan Nusantara hingga diriwayatkan akhirnya ia tiba menyusuri sepanjang sungai terentang ( dimuara pulau Bengah ), didaerah ini beliau berhasrat untuk menetap dan membuka perkampungan untuk itu pemohonnya mendapat restu dari Sultan Ratu, Raja di Simpang ( Matan ).
Di situlah tahun 1182 H (1768 M) Beliau dan beberapa orang anak buahnya yang berasal dari Hadramaut dan di Bantu oleh suku-suku Bugis dan Melayu membuka sebuah perkampungan. Dipersimpangan muara tiga buah anak sungai dibuatlah benteng-benteng dari serangan perompak laut (lanun) yang pada masa itu masih merajalela.
Perkampungan yang dibuka kemudian berkembangmenjadi negeri yang kemudian diberi nama Kubu. Di Kubu ini beliau dinobatkan menjadi Raja Pertama pada tahun 1775 M dan bergelar Tuan Besar Raja Kubu, yang mana kelak bekas Istana tersebut didirikan Masjid Raya sekarang.
Beliau mempunyai zuriat Putra dan Putri sebanyak 12 Orang yang mana salah satu putranya yakni Syarif Abdurahman kawin dengan Putri dari Sultan Abdurahman Alkadri pendiri Kesultanan Pontianak bernama Syarifah Aisyah (dari Ibu Permaisuri Utin Candra Midi yang bermakam di Batulayang.
Sayyidis Syarif Idrus bin Abdurrahman Al-Aydrus wafat pada hari Minggu pada tanggal 26 Zulkaedah 1209 H (1794 M ) dan dimakamkan disamping Masjid Raya yang ada sekarang.
(Dri)

Post a Comment