Header Ads

Di Klaim Bantuan Gerindra, Penyaluran Dana PIP di Sorot

deliknews.com
Di Klaim Bantuan Gerindra, Penyaluran Dana PIP di Sorot

son1234567

Parimo – Adanya bantuan dana dari Program Indonesia Pintar ( PIP) yang tersalurkan di sejumlah sekolah di Wilayah Kecamatan Moutong, yang diduga diklaim bantuan dari Partai Gerindra oleh salah seorang anggota DPRD Parimo, Arifin Dg. Palalo, menuai sorotan sehingga mendapat tanggapan beragam dari sejumlah pemerhati pembangunan Kabupaten Parimo.
Salah seorang anggota Kongres Advokat Indonesia ( KAI ) Sulawesi Tengah, Munafri, SH mengatakan, bahwa oknum dewan yang memanfaatkan bantuan pemerintah dengan mengaku bantuan itu  berasal dari partai Gerindra amat disayangkan karena itu merupakan pembodohan publik.

Menurut anggota KAI itu, PIP merupakan program unggulan Jokowi dan sangat disayangkan jika dimanfaatkan untuk kepentingan Politik. Sebab kata dia, PIP ini bukan hanya milik kelompok atau golongan namun program ini milik masyarakat yang tidak mampu di seluruh Indonesia.

“Luar biasa kalau memang pak Dewan mengklaim bahwa PIP itu bantuan dari Partai Gerindra. Itu murni program Nasional kok, yang merata di seluruh Indonesia yang diperuntukan bagi pelajar kurang mampu,”katanya.

Senada dengan Fandi yang merupakan dewan pembina Mahasiswa Parimo yang ada di Gorontalo, juga menyayangkan perilaku politik para oknum elit yang mengklaim bantuan pemerintah sebagai bantuan pribadi hanya utk kepentingan partai demi menaikkan elektabilitas diri maupun partai.

“Justru cara seperti ini merupakan tindakan pembodohan dan pembohongan kepada masyarakat secara politik. Dari sisi kompetisi, tindakan seperti ini justru merupakan kecurangan.”Kata Ketua Alumni Mahasiswa Parimo di Gorontalo.

Masih Fandi, Justru kata dia, tindakan ini merupakan pelanggaran hukum maka pemerintah dan atas nama masyarakat harus melakukan upaya hukum misalnya dalam hal ini adalah pembohongan publik sebagai upaya untuk memberikan efek jera kepada oknum yang menjual program negara demi kepentingan pribadi atau kolompok.

“Kemungkinan besar kejadian ini bukan hanya terjadi sekali ini, mungkin ada kejadian serupa namun belum di temukan.”terangnya.

Seperti diketahui, bahwa pembagian dana yang memiliki Kartu Indonesia Pintar ( KIP) di Kecamatan Moutong dinilai kontroversi. Bantuan dana yang diperuntukan bagi pelajar yang tidak mampu di klaim salah seorang anggota DPRD Parimo yang diketahui bernama Arifin Dg. Palalo.

Menurut salah seorang Politisi Hanura yang juga salah seorang anggota DPRD Parimo, Sartin Dauda mengatakan, bahwa pembagian PIP di Kecamatan Moutong mendapat keluhan bagi simpatisan atau pendukung Gerindra di Kecamatan Moutong karena bantuan dana yang diatas namakan bantuan Gerindra tidak tersalurkan dengan benar.

“Ada beberpa orang tua murid yang datang mengeluh. Mereka kecewa anak – anaknya tidak menerima bantuan dana dari partai Gerindra yang dibagi disekolah. Padahal mereka katanya pendukung pak Arifin dan Gerindra,”terangnya.(ady)

REKOMENDASI :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.