Header Ads

Pemuda Muhammadiyah perjuangkan masyarakat yang dimiskinkan struktural

Politik – LensaIndonesia.com
Pemuda Muhammadiyah perjuangkan masyarakat yang dimiskinkan struktural
miskinIlustrasi salah satu gambaran kecil masyarakat miskin di Indonesia.

LENSAINDONESIA.COM: Dalam diskusi yang bertajuk Catatan Akhir Tahun 2016: “Membela Kaum Mustadh’fin”, Pemuda Muhammadiyah menegaskan perjuangannya dalam membela kaum mustadh’fin.

Jika organisasi Muhammadiyah memiliki garis perjuangan amar ma’ruf nahi munkar yang bermakna mengajak hal yang baik dan mencegah keburukan bagi masyarakat, maka Pemuda Muhammadiyah bergerak dengan lebih progresif, yakni menghadirkan keadilan, melawan kezaliman.

“Kaum Mustadh’afin, mereka dimiskinkan oleh struktural. Ada keterlibatan faktor eksternal, dia tertindas oleh penguasa,” ujar Ketua Pengurus Pusat Pemuda Dahnil Anzar dalam diskusi di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis, (29/12/2016).

Dahnil pun menyinggung bahwa pendusta agama sesungguhnya adalah orang yang tidak peduli dengan nasib orang miskin. Menurutnya, pendusta agama telah membuat orang miskin menjadi mustadah’afin.

“Pendusta agama sesungguhnya adalah mereka yang membuat mustadh’afin ini lahir,” tegasnya.

Kondisi yang demikian, menurutnya, penting bagi Pemuda Muhamamdiyah memastikan pemerintah bekerja dengan baik dan selalu menghadirkan keadilan.

Oleh karena itu, Pemuda Muhammadiyah selalu memberikan saran dan kritik secara proporsional kepada pemerintah untuk bersama-sama memajukan bangsa.

“Jangan apa yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah dimaknai sebagai bentuk kebencian, tapi itu adalah kritik konstruktif untuk lebih baik,” jelasnya.

Ia pun menegaskan tidak sepakat dengan tindakan makar. Buktinya, Pemuda Muhammadiyah tidak pernah bersepakat dengan kelompok-kelompok lain yang punya pandangan bahwa pemerintah harus digulingkan atau tidak sesuai dengan jadwal demokrasi.

“Demokrasi harus sesuai jadwal. Makanya, pemerintah harus berpihak pada rakyat kecil,” pungkas Dahnil. @yuanto

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.