Header Ads

Humas Pemko Binjai Adakan Pelatihan Jurnalis Berbasis Media Sekolah

Portal Berita Sumatera Utara
Humas Pemko Binjai Adakan Pelatihan Jurnalis Berbasis Media Sekolah
Beritasumut.com-Humas Pemko Binjai mengadakan pelatihan jurnalis berbasis media sekolah di Aula Lantai II Pemko Binjai, Kamis (24/11/2016).Puluhan siswa dari berbagai sekolah di Binjai ikut ambil bagian dalam pelatihan tersebut.
 
Drs Dailami M Kom selaku narasumber menjelaskan tentang cara cepat menjadi jurnalis pelajar."Dalam hal ini, kita juga memberi pelajaran tentang tanya jawab, penerapan bahasa jurnalistik dalam penulisan berita. Kemudian juga tentang fotografi dalam berita," ungkapnya.
 
Di tempat yang sama, Kabaghumas Pemko Binjai Hendrik Tambunan mengatakan, bahwa acara pelatihan jurnalis berbasis media sekolah bertujuan untuk mengenalkan siswa terhadap dunia jurnali."Pelatihan ini untuk memotivasi para siswa, bagaimana sebenarnya dunia jurnalis ini. Kita harapkan mereka bisa fokus pada pemberitaan di sekolah masing masing, dan di tampilkan dalam majalah dinding yang ada di sekolah-sekolah mereka," paparnya.
 
Selain itu, lanjut Hendrik Tambunan, bagaimana  dunia jurnalis, serta tata cara mendapatkan informasi dengan cara yang baik dan sopan, juga menjadi bagian dari materi ini.Pelatihan jurnalis berbasis media sekolah di ikuti oleh 7 sekolah SMA Negeri, dan 2 SMA swasta yang ada di Kota Binjai.
 
Sementara itu, Wakil Walikota Binjai H Timbas Tarigan SE yang membuka acara pelatihan ini mengungkapkan bahwa saat perkembangan informasi sudah sangat pesat, sehingga diharapkan siswa dapat mencernanya dengan baik."Jurnalistik mengalami perkembangan pesat dan kompetitif. Informasi dari berbagai media, apabila tidak dicerna dengan baik, bisa menjadi kesesatan," terangnya.
 
Wakil Walikota juga mengingatkan para guru untuk rajin menulis. Guru yang menulis adalah guru yang gemar membaca. Dengan membaca, guru akan selalu bertambah wawasan ilmu dan pengetahuannya. Karena guru yang menulis adalah guru yang inspiratif karena akan memotivasi anak didiknya untuk meningkatkan dan mengembangkan minat menulis dan membaca.
 
"Goresan pena lebih tajam dari tombak, kalau tombak hanya melukai kulit, pena menusuk sampai ke hati,” pungkasnya seraya berharap kegiatan jurnalistik di sekolah akan menjauhkan siswa dari dampak negatif kemajuan tehnologi.(BS08)
 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.