Kasus Buka Segel, Kejari Surabaya Tahan Mantan Kasi Keuangan Pasar Wonokromo
Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Rabu sore (26/10) langsung menahan Suhardi Mantan Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Keuangan PD Pasar Surya Unit Pasar Wonokromo.
Penahanan dilakukan setelah ia menjalani pemeriksaan pertama selama 6 jam sebagai tersangka kasus dugaan korupsi buka segel stand pasar periode 2014-2016 sebesar Rp 110 juta yang telah dibayarkan 85 pedagang kepada PD Pasar Surya unit Pasar Wonokromo.
“Untuk kepentingan penyidikan, Suhardi ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Medaeng. Selain dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” ujar Kajari Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi alias Kang DF membenarkan penahanan tersebut, Rabu (26/10).
Dijelaskan Didik, Modus korupsi yang dilakukan Suhardi sangat sederhana, berawal dari penyegelan stand dari pedagang yang telat membayar biaya sewa.
“Ketika para pedagang membayar lewat Suhardi segelnya langsung dibuka. Namun uang titipan itu tidak disetor, sebaliknya malah digunakan untuk keperluan pribadi,” jelas Didik.
Didik juga menandaskan, tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lain dalam kasus ini. Semuanya menunggu hasil perkembangan penyidikan selanjutnya.
“Siapapun yang terlibat akan kami tindak,Kejari Surabaya berjanji akan menindak semua pihak yang diketahui terlibat dan memainkan uang buka segel dari para pedagang,” tandasnya.
Suhardi menjadi tersangka saat menjabat sebagai Kasubsi Keuangan PD Pasar Surya Unit Pasar Wonokromo, Yang mempunyai kewenangan dalam buka tutup segel stand pasar selama 2 tahun sejak 2014 hingga 2016.
Selain Suhardi, Kejari Surabaya juga sudah membidik tersangka lain dalam kasus serupa.
Pelaku buka segel stand pasar ini diduga melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.
Tak hanya pasar Wonokromo, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Surabaya sudah menemukan dugaan penyelewengan keuangan pasar di Pasar Kembang Senilai Rp 166.982.925, Pasar Kupang Rp 12 Juta lebih dan Pasar Keputran Rp 10.836.198. (Han/Son)

Post a Comment