Header Ads

Senggolan dengan pick up, Honda Jazz tabrak pohon, 1 tewas

LensaIndonesia.com
Senggolan dengan pick up, Honda Jazz tabrak pohon, 1 tewas

LENSAINDONESIA.COM: Usai bersenggolan dengan pick up, mobil Honda Jazz putih nopol L 1830 FH menabrak pohon besar di Jalan Raya Ahmad ani, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/9/2016). Akibatnya satu orang tewas.

Honda Jazz keluaran 2008 tersebut ditumpangi Bagus Permata (23) warga Mulyosari Surabaya; Bayu Prasetyo, warga Medokan Baru 1 Perum Griya Semampir 19 Surabaya; Gede Yoda Arya (23), warga Komplek Perum Araya F 22 Surabaya; Rizki Budiono (25);dan Kendri Kendra (23), warga Semolowaru Elok BlokF

Sekitar pukul 00.30 WIB, Honda Jazz yang dikemudikan Kendri sedang melintas dengan kecepatan tinggi sekitar 100km/jam dari selatan menuju utara di Jalan Raya Ahmad Yani. Sebenarnya sang sopir sadar jika ada pick up carry yang juga sedang melintas, kemudian sang sopir Honda Jazz mencoba menyalip dari kanan. Saat moncong Honda Jazz sudah setengah menyalip pick up, tiba-tiba pick up banting stir ke kanan.

Sopir Honda Jazz pun kaget dan ikut membanting stir ke kanan. Tabrakan pun tak terhindarkan, mobil yang berisikan para mahasiswa ini menabrak bahu jalan sebelah kanan dan langsung menabrak pohon besar di depannya.

Eko Yudha Nugroho (25) saksi mata yang kebetulan melintas di Jalan Raya Ahmad Yani mengungkapkan Honda Jazz yang melaju kencang dari belakangnya tiba-tiba menabrak pohon.

“Tidak ada kendaraan lainnya waktu itu mas, kondisi jalan sepi saya taunya moncong Honda Jazz sudah masuk setengah, pick up carry tiba-tiba banting stir kekanan. Mungkin kaget si sopir Honda Jazz membanting stirnya ke kanan dan akhinya menabraklah ke pohon besar itu,” kata pemuda yang juga kos di Jalan Kedungsari ini.

Dalam kejadian sopir Kendri Kendra meninggal di tempat dan jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Dr. Soetomo. Adapun Bagus Permata yang duduk di bangku belakang kondisinya kritis karena terbentur dashboard depan langsung dilarikan di RSAL Dr. Ramelan.

Sedangkan penumpang perempuan bernama Rizki, yang duduk disebelah sopir, dan dua temannya yang lain yaitu Gede dan Bayu mengalami luka berat dan dilarikan di RS Bhayangkara.

Pemuda asal Jombang tersebut juga menyebutkan sopir pick up carry juga sempat berhenti berjarak sekitar 200 meter. “Namun melihat kondisi mobil tertabrak parah, dia (sopir pick up) malah melarikan diri,” pungkasnya.@nanda

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.