"Michael Itu Pilihan Tepat "
AkademisiFISIP Unidar, Ali Talaohu menilai langkah Partai Demokrat mengusung kadernya Michael Wattimena sebagai pilihan yang tepat.
Michael yang saat ini menjadi Wakil Ketua Komisi V DPR mempunyai peluang untuk berkompetisi di Pilkada Maluku tahun 2018 mendatang.
“Sebenarnya ini peluang yang harus dilihat Partai Demokrat untuk mengusung Michael di perhelatan Pilkada mendatang, karena dengan enam kursi di DPRD Maluku sudah signifikan dan tinggal mencari tiga kursi lagi, apalagi Michael merupakan kader partai, figur muda, politisi handal dan memiliki kemampuan untuk berkompetisi di Pilkada Maluku nantinya. Ini pilihan yang tepat,” ungkap Talaohu, kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Senin (8/5).
Dikatakan, menjadi anggota DPR selama dua periode juga merupakan pengalaman buat Michael walaupun berasal dari dapil Papua Barat. Namun, beberapa kali dilihat kehadiran Michael juga cenderung berada di Maluku khususnya Kota Ambon.
“Partai Demokrat bisa kerja keras hingga ke struktur paling bawah jika nantinya mengusung Michael di pilkada nantinya dan peluang ini tepat jika Partai Demokrat mengambil posisinya sebagai balon gubernur,” katanya.
Dengan kehadiran Michael nantinya, kata Talaohu, akan membuat perhelatan Pilkada ini semakin ramai karena semakin banyak figur yang maju.
“Belakangan ini, publik dihangatkan dengan majunya figur-figur seperti petahana, Tagop Solissa, Hendrik Lewerissa, Barnabas Orno, Edwin Huwae, Max Joltuwu dan jika ditambah lagi dengan Michael maka akan menarik, tergantung dari partai mana saja yang akan mengusung mereka nantinya,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, enam kursi yang ada di DPRD Maluku, menjadi modal untuk Partai Demokrat turut berkompetisi di Pilkada 2018. Walaupun nantinya akan berkoalisi dengan partai lainnya namun partai berlambang bintang mercy ini dikabarkan akan mengusung kadernya, Michael Wattimena untuk maju di perhelatan lima tahunan ini.
Michael yang lahir di Itakawa, Saparua, 12 Januari 1969 silam, selama ini menjadi Anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Dapil Papua Barat setelah memperoleh 83.744 suara.
Demokrat memang termasuk partai yang berpeluang mengusung kadernya menjadi calon gubernur, karena termasuk partai yang memiliki 6 kursi di DPRD Maluku. Perolehan kursi Demokrat sama dengan yang dikantongi Golkar dan PKS. Demokrat hanya kalah selisih 1 kursi dengan PDIP.
Dengan perolehan 6 kursi tersebut, membuat Demokrat hanya mencari minimal 3 kursi dari parpol lain, sudah cukup untuk mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada pilkada mendatang.
Sinyal majunya Michael di percaturan Pilkada Maluku diungkapkan Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku, Melkyas Frans. “Michael merupakan kader Partai Demokrat dan layak maju di pilkada jika memangnya berkeinginan,” ujar Frans, kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Minggu (7/5).
Dikatakan, Partai Demokrat merupakan partai terbuka dan siapa saja bisa mendaftarkan diri untuk direkomendasi oleh partai ini.
“Partai Demokrat merupakan partai terbuka, baik kader maupun non kader punya kesempatan yang sama untuk mendaftarkan diri nantinya saat suksesi tersebut berlangsung. Ada mekanisme dan aturan yang tentunya mengatur semua itu,” ujarnya.
Menurutnya, Wattimena merupakan kader Partai Demokrat yang memiliki potensi dan berjiwa pemimpin tetapi kembali lagi ke Wattimena sendiri, apakah berkeinginan untuk maju atau tidak di Pilkada Maluku.
“Jika Wattimena akan nyalon maka pilkada ini akan semakin menarik, karena begitu banyak figur yang tentunya berbondong-bondong untuk berkompetisi di Pilkada ini, apalagi Wattimena merupakan kader potensi, yang memiliki peluang untuk menarik simpati masyarakat Maluku,” ungkapnya. (S-16)

Post a Comment