Header Ads

Keren!, Sumenep gelar road race 2017 di depan Keraton

LensaIndonesia.com
Keren!, Sumenep gelar road race 2017 di depan Keraton
Promotor Road Race Open Sumenep 2017 Adi Afandi (kiri), Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Franky Lauren, dan pengurus IMI Jatim

LENSAINDONESIA.COM: Selain memiliki potensi wisata yang menakjubkan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jatim ternyata mempunyai banyak masyaraka yang gemar lomba balap motor. Inilah yang menjadi tujuan digelarnya road race pada 7 Mei 2017 mendatang dengan konsep safety race di area Depan Keraton, Taman Adipura Jl Dr Soetomo, Pajagalan, Sumenep.

Sumenep Open Road Race 2017 sendiri diselenggarakan Tim Balap Saputra Corp yang kerjasama dengan Pemkab Sumenep dan IMI Jatim. Panitia menyiapkan hadiah utama berupa sepeda motor, dan doorprize bagi penonton.

“Kejuaraan ini untuk mengobati kerinduan dan memfasilitasi balap motor yang menjadi idola masyarakat Sumenep. Terbukti, baru sehari pendaftaran sudah banyak peminatnya,” kata Ketua Pelaksana, Adi Afandi kepada LIcom, Jumat (05/05/2017) di Surabaya.

Terkait tempat pelaksanaan, pihaknya menjelaskan sudah mengandeng IMI Jatim untuk menyiapkan sirkuit non permanen di areal pemerintahan pemkab Sumenep. Bahkan, rencananya kejuaraan yang mempertandingkan 17 kelas ini akan diikuti oleh pembalap nasional untuk bertanding.

“Sebelumnya mereka yang balapan bonek artinya tidak professional. Alhamdulillah responya cukup bagus bahkan banyak pembalap dari luar daerah dan nasional yang hadir,” jelas Adi.

Mantan pembalap nasional, Franky Lauren menyatakan pihaknya ingin Sumenep bangkit untuk mewadahi anak – anak yang balapn liar. Dimana yang dijadikan sirkuit adalah jalan, tapi safety juga tinggi.

“Untuk persiapan sudah 95 persen. Sekarang kita sudah bangun sirkuit dadakan, yang tentunya safety tetap kita perhatikan. Dengan biaya murah, pembalap lokal bisa ikut balapan klas standart,” ucap mantan Pengurus IMI ini.

Ia menambahkan, momen balapan tersebut harus dimanfaatkan dengan baik. Pasalnya, pada PON 2020 balapan motor masuk cabor. Sehingga pembalap lokal nantinya bisa dibina untuk mewakili daerahnya pada PON.

“Ada 17 klas yang dilombakan dalam road race. Peserta tidak sampai lebih 200 pembalap. Balapan tidak ada istirahat, kecuali sholat. Pagi dibuka dan sore harus selesai. Road race akan diikuti pembalap nasional seperti M Zaki, Tomi Salim, dan Sabrina. Kita undang mereka untuk beri contoh pada pembalap pemula,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, pihaknya memberikan lampu hijau terhadap road race karena salah satu alasan untuk merealisasikan janji saat kampanye dulu.

“Banyak aspirasi dari teman pemuda saat kampanye dulu, mereka bilang mau pilih saya jika mengadakan drag dan road race. Kita sudah menggelar drag 4 kali. Sebenarnya banyak balap liar di Sumenep selama ini, dengan adanya road race kita sambil melihat keberanian mereka di turnamen. Kami berharap keberanian mereka bisa menjadi bakat,” papar Fauzi.

Mantan jurnalis ini menambahkan, bahwa pelaksanaan kejuaraan roar race open ini selaras dengan program Visit Sumenep 2018 sehingga menjadi triger untuk promosi potensi wisata dan kekeyaan budaya yang ada di Sumenep.

“Kalau dulu orang di luar Jatim masih awam dengan tempat yang namanya Sumenep. Sekarang dengan promosi dan pengelolaan yang kita lakukan banyak sudah yang datang bahkan turis mancanegara. Bagaimana bisa datang ke SUmenep ikut balapan sambil menikmati kekayaan wisata, itu yang akan kita tunjukkan,” tambahnya.@wan

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.