Header Ads

PM Libya Tuding Uni Eropa Ingkari Janji Tangani Masalah Imigran

Portal Berita Terkini | Inforive .XYZ
PM Libya Tuding Uni Eropa Ingkari Janji Tangani Masalah Imigran

PM Libya tuding Uni Eropa ingkari janji tangani masalah imigran – selamat datang di Inforive .XYZ | Portal Berita Terkini yang menyajikan kabar teraktual dan terbaru yang dimuat pada sub topik pembahasan Nasional dan Internasional.

20160321057 ยป PM Libya Tuding Uni Eropa Ingkari Janji Tangani Masalah Imigran

Berlin (ANTARA News) – Uni Eropa mengingkari janji untuk membantu Libya mengatasi penyelundupan imigran ke Eropa, menurut pernyataan Perdana Menteri Libya Fayez al Sarraj dalam wawancara dengan surat kabar Jerman, Selasa (11/4).

“Sayangnya Eropa tidak membantu kami, tetapi hanya memberikan janji palsu,” ujar Sarraj seperti dilansir surat kabar Bild, mengenai janji bantuan UE untuk memperkuat penjaga pantai Libya.

“Kami amat membutuhkan peningkatan bantuan profesional guna melindungi dan menjaga wilayah pesisir,” ujar Sarraj.

“Selain itu, masyarakat dunia harus meningkatkan upaya guna membantu menstabilkan negara kami.”

Ia memperingatkan bahwa jika Libya tidak memperoleh peningkatan bantuan, maka kian banyak imigran mempertaruhkan nyawa mereka menyeberangi perairan ganas menuju Eropa.

Layanan Aksi Eksternal Eropa yang dipimpin oleh kepala kebijakan luar negeri UE Federica Mogherini saat ini sedang mempelajari permintaan bantuan dari pemerintah Sarraj, tetapi belum bersedia dimintai keterangan.

Namun, seorang diplomat Eropa menuturkan kepada AFP bahwa “karena sejumlah personel penjaga pantai Libya terlibat penyelundupan manusia, sangat penting bagi UE untuk membentuk mekanisme guna menindaklanjuti penggunaan bantuan.” (ab/)

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Kabar terkini tentang PM Libya tuding Uni Eropa ingkari janji tangani masalah imigran ini semoga dapat memberikan ide dan inspirasi serta jangan lupa untuk bergabung dengan media sosial kami untuk memperoleh update terbaru terkait informasi Nasional dan Internasional.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.