Anggota DPRD Pasuruan ditahan diduga terkait teror Tuban
Paspor Muhammad Nadir Umar. (ISTIMEWA)LENSAINDONESIA.COM: Seorang anggota DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2014-2019 diamankan Detasemen Khusus 88 Antiteror di terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu (8/4/2017). Diduga pria berinisial MNU itu terkait dengan teror di Tuban.
Hal itu dibenarkan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan. “Iya benar, yang bersangkutan adalah anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS),” ujar Irwan Setiawan, Minggu (9/4/2017).
Pria tersebut berinisial MNU yang diamankan usai menumpang pesawat dari Kuala Lumpur di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Oleh polisi, MNU langsung dibawa ke Markas Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan dan belum diketahui secara pasti perihal dibawanya pria asal Bangil tersebut.
AKBP Aldian Kapolres Pasuruan ketika dikonfirmasi melalui pesan di ponselnya juga membenarkan diamankannya anggota dewan tersebut dan dibawa ke Polda Jatim.
“Benar, dia asal Pasuruan. Semua informasi silakan ke Polda Jatim karena bukan kapasitas Polres,” ucapnya.
Sebelumnya, Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim mengatakan polisi saat ini masih memeriksa orang yang dicurigai tersebut dan diamankan setelah melewati “counter” imigrasi serta pemeriksaan barang bea cukai bandara.
Sebelumnya, seorang pria bernama Muhammad Nadir Umar ditahan tak lama usai mendarat di Bandara Juanda pukul 15.21 WIB. Dia menunpang pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan XT 327 route Kuala Lumpur – Surabaya.
Dia langsung dijemput usai melewati konter Imigrasi dan pemeriksaan barang oleh Bea Cukai, Muhammad Nadir Umar langsung dibawa oleh Tim Densus menuju ke Mapolda Jatim atas dugaan terkait ISIS.@bbs/ant/licom

Post a Comment