Header Ads

Akademisi: Visi-Misi Tagop Harus Merakyat

siwalimanews.com
Akademisi: Visi-Misi Tagop Harus Merakyat

Pilkada Maluku diperki­rakan akan mena­rik, dengan munculnya figur muda, Tagop S Soulisa. Bupati Bursel itu datang dengan semangat meng­ge­lora dan mengaku siap menan­tang Assagaff. Padahal, pada pilkada lalu, Tagop bekerja keras untuk memenangkan Assagaff yang berpasa­ngan dengan Zeth Sahu­burua.

Kehadiran Tagop da­lam Pilkada Maluku, akan membawa nuansa baru dalam kancah perpoli­tikan di Maluku. Sosok muda yang berpenga­laman ini, dinilai punya ni-lai jual, bila bekerja dengan serius.

Akademisi Universitas Pattimura Ambon, Johan Tehuayo me­nilai Tagop yang masih aktif menjadi Bupati Bursel, tak boleh dianggap enteng, ka­rena tentu me­miliki kekuatan dari pendu­kungnya.

“Bupati aktif dua pe­riode ini menunjukan  ke­pada kita, dari sisi pe­ngalaman penge­lolaan pemerintahan daerah di tingkat kabupaten, Tagop punya kapasitas yang memadai,” ujarnya.

Ia menilai komunikasi po­litik Tagop dengan berbagai kalangan masyarakat diber­bagai wilayah dan daerah itu penting, terutama di Pulau Seram, Maluku Tenggara dan Ambon guna meraih dukungan dari masyarakat pada basis-basis tertentu.

“Itu yang harus dilakukan oleh Tagop sehingga bisa meningkatkan elektabilitas, akseptabilitas, dan popula­ritasnya. Apalagi persepsi publik sekarang lebih cende­rung melihat figur yang masih memiliki kekuasaan politik di lembaga-lembaga politik. Baik itu terkait dengan lembaga eksekutif politik lokal maupun lembaga legislatif,” kata Dosen FISIP Unpatti ini.

Sosialisasi yang dilaku­kan, menurutnya, harus ter­kait visi dan misi untuk membangun Maluku kede­pan dan berdampak lang­sung kepada masyarakat.

“Visi dan misi seorang figur seperti Tagop sangat penting, sebab jika ingin meninkatkan popularitas, elektabilitas dan akseptabi­litas, maka harus punya visi dan misi yang berbeda de­ngan figur lain dan ber­dampak langsung terhadap masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan, pengalaman di pemerintahan Bursel, men­jadi faktor yang sangat ber­pengaruh untuk membuat visi dan misi yang tepat dan berbeda, sehingga,visi dan misi itu tidak hanya ber­dampak terhadap masyara­kat di ibu kota kabupaten atau provinsi, tetapi mampu menjangkau Maluku secara luas.

“Saya rasa Tagop harus punya gebrakan yang tepat yaitu dari visi dan misi yang bisa merakyat dan menjang­kau seluruh aspek tingkatan masyarakat. Dan visi dan misi itu harus gencar di­sosialisasikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Tagop merupakan sosok atau figur muda yang berprestasi, sehingga mempunyai visi dan misi yang tepat dan solusi tepat untuk mem­bangun Maluku lebih baik. (S-46)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.