Banjir Tutup Akses Jalan Ke Timor Leste
Atambua – Hujan deras yang terjadi selama dua hari di desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan sungai Baukama di desa itu meluap hingga menutup badan jalan negara yang menjadi sabuk merah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Pengguna jalan yang nekat melintas nyaris terseret arus banjir.
Ruas jalan negara Indonesia-Timor Leste sepanjang seratus meter tersebut tidak bisa dilalui dengan baik lantaran tertutup arus banjir luapan sungai Baukama desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT. Jalan negara ini merupakan akses dari Kabupaten Belu menuju perbatasan Districk Bobonaro, Negara Timor Leste. Selain itu jalan tersebut juga merupakan satu-satunya jalan menuju Kecamatan Lasiolat, Kecamatan Raihat dan Kecamatan Lamaknen.
Para pengguna jalan dari kota Atambua menuju tiga Kecamatan di perbatasan tersebut terpaksa harus tertahan di lokasi banjir hingga tiga sampai empat jam baru bisa melanjutkan perjalanan. Tidak ada jalur alternatif yang bisa dilalui warga pengguna jalan selain jalur tersebut.
Yohanes Mau, warga setempat mengatakan, banjir tersebut terkadang meluap apabila terjadi hujan lebat karena terjadi tikungan sungai di bagian hulu yang hanya berjarak kurang lebih dua ratus meter dari lokasi jalan. Tidak terdapat pohon ataupun bronjong yang dapat menahan air bila terjadi banjir akibatnya banjirpun meluap ke luar jalan. Beruntung saja di wilayah ini tidak terdapat pemukiman warga sehingga dampak luapan banjir ini hanya menggangu aktifitas lalu lintas. (Lius)

Post a Comment