Warga Dayak Kalbar Dan Kalteng Rembuk Di Sintang
Sintang- Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Bupati Melawi, Pimpinan dan Anggota DPRD Sintang, Tokoh Masyarakat , ratusan masyarakat Dayak Ambalau Serawai, Dan Kalteng ngumpul di Sintang,pada Rabu (8/2) di gedung Pancasila.
acara bertajuk syukuran dan temu diskusi masyarakat Ambalau-Serawai dan Melawi ini untuk berdiskusi, menata kebersamaan dan rasa persaudaraan masyarakat di Ambalau dan Serawai juga bagi Kabupaten Sintang
Bupati Sintang Jarot Winarno pada sejumlah awak media menyatakan,mengenai wacana persiapan menuju daerah Ambalau dan Serawai sebagai suatu daerah otonom baru dengan tersenyum. “Mengenai cita-cita ambalau-serawai untuk menjadi daerah otonom, kita tidak jadi masalah, karena ini demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan memperpendek rentan kendali ,”kata dr. Jarot . “Dalam menunggu proses tersebut, kita tetap harus bertanggung jawab untuk membangun Ambalau dan Serawai,” tutupnya seraya berlalu meninggalkan Gedung Pancasila.
Wakil bupati, Drs. Askiman, MM. menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut, ”Kita menyambut baik kegiatan seperti ini, dengan kegiatan syukuran dan mereka diskusi untuk kepentingan masyarakat.” Askiman menambahkan, “Kita berharap bahwa di daerah terpencil itu mendapat perhatian khusus dengan demikian sejalan dengan visi dan misi kita membangun dari pinggiran, dan itu sudah kita mulai dari tahun lalu.” Wakil bupati mengharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesenimbungan. “kegiatan ini untuk berdiskusi, menata kebersamaan dan rasa persaudaraan masyarakat di Ambalau dan Serawai juga bagi Kabupaten Sintang” pungkasnya.
Bupati Melawi, Panji, S.Sos menyampaikan pujian kepada tokoh-tokoh yang berasal dari Ambalau dan Serawai.” Sudah banyak tokoh-tokoh politik, pebisnis dan ilmuan serta tokoh-tokoh bidang lainnya yan gberasal dari daerah kita ini.” Bupati Melawi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan bagi warga Melawi dalam acara ini. “Merupsuatu kehormatan bagi kami untuk hadir dalam dan menjadi tamu sekaligus menjadi bagian dalam kegiatan masyarakat Ut Danum ini,” kata Panji. “Ambalau dan Serawai merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan kita di Melawi. Sebagian besar masyarakat pun masih bertalian satu sama lain,” tambahnya lagi.
(Sus)

Post a Comment