Header Ads

Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya incar penjahat jalanan malam hari

LensaIndonesia.com
Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya incar penjahat jalanan malam hari
Tim Anti Bandit mengamankan dua pelaku jambret di akses masuk Jembatan Suramadu

LENSAINDONESIA.COM: Tim Anti Bandit Sat Reskrim Polrestabes Surabaya kini rutin menggelar operasi jalanan untuk mempesempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan. Terbaru, dua jambret dan dua pecandu narkoba diringkus dalam operasi di berbagai titik jalan, Minggu (26/1/2017) dinihari.

Beranggotakan 24 orang, Tim Anti Bandit ini start dari Mapolrestabes Surabaya dengan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKBP Shonto Silitonga, Sabtu (25/2/2017) malam.

Sejumlah lokasi rawan kejahatan disambangi tim yang melengkapi diri dengan senjata laras pajang ini. Diantaranya, gerbang tol Jembatan Suramadu, Jl Kusuma Bangsa, Jl Undaan, Jl Panjang Jiwo dan di kawasan MERR atau Ir Soekarno.

Saat operasi di akses Jembatan Suramadu, Tim Anti Bandit berhasil membekuk dua jambret yang beraksi di Jl Sidoyoso Simokerto. Masing-masing Solikin (18), warga Sidodadi dan Hidayat (18), warga Sidonipah.

Kedua pelaku beraksi di perempatan Tuwowo (Jl Kenjaran) lalu melarikan diri ke kawasan makam Rangkah. Dengan dibantu warga, Tim Anti Bandit berhasil meringkus pelaku.

Selain mengamankan dua pelaku jambret, petugas juga menangkap dua pecandu pil koplo jenis Yakuza. Masing-masing Aldi warga Jl Sulung Tengah dan Andi Setiawan warga Jl Jemur Surabaya. Mereka dibekuk di jl Kusuma Bangsa dan Panjang Jiwo dan langsung dibawa ke Polrestabes Surabaya guna penyidikan lebih lanjut.

AKBP Shinto Silitonga menjelaskan operasi ini untuk memerangi kejahatan jalanan dan memberi rasa aman warga Surabaya terutama saat malam dan dinihari. “Tim Anti Bandit ini aktif selama 24 jam, terutama saat jam-jam rawan tindak kejahatan pada malam dan dinihari. Kami berusaha memberi rasa aman kepada warga Surabaya,” terangnya, Minggu (26/2/2017). @nanda

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.