Header Ads

Bupati Jombang sebut ‘Jeglongan Sewu’ tanggung jawab pemerintah pusat

LensaIndonesia.com
Bupati Jombang sebut ‘Jeglongan Sewu’ tanggung jawab pemerintah pusat
Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Foto: Obi-lensaindonesia.com

LENSAINDONESIA.COM: Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko angkat bicara terkait persoalan jalan rusak di wilayahnya yang belakangan ini menjadi sorotan masyarat.

Nyono mengatakan ruas jalan penuh lobang dan gelombang dari Mojoagung hingga Bandar Kedungmulyo yang oleh masyarakat disebut wisata ‘Jeglongan Sewu’ (seribu lobang) tersebut rupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sehingga, pemerintah kabupaten tidak bisa melakukan perbaikan.

Selain tidak nyaman bila dilalui kendaraan, aspal jalan yang ‘hancur’ tersebut juga rentan menjadi penyebab kecelakaan.

“Jalan yang rusak berlubang dan bergelombang untuk jalur nasional menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sedangkan untuk jalan jalan penghubung antar desa dan kecamatan di jombang menjadi kewenangan daerah. Kita harus tahu mana yang menjadi kewenangan dan yang bertanggung jawab ini,” jelasnya kepada Lensaindonesia.com di Jombang, Kamis (09/02/2017).

Meski tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan, Nyono selaku kepala daerah menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah dengan memberikan informasi baik itu secara lisan maupun tertulis kepada pemrintah pusat terkait adanya jalan nasional yang rusak tersebut agar segera diperbaiki.

“Kita telah menyampaikan informasi itu (jalan rusak) kepada pusat,” terangnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timut ini menginformasikan, bahwa untuk jalan kabupaten di wilayah Jombang sudah ‘mulus’. Sebab, beberapa titik yang mengalami kerusakan sudah dilakukan perbaikan.

Bahkan, di tahun 2017 ini, Pemkab Jombang sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan.

“Jalan di utara Sungai Brantas yang sebelumnya rusak sekarang lebih baik karena sudah diperbaiki. Tahun ini perbaikan akan dilakukan juga di lokasi-lokasi lain. Alhamdulilah ini menjadi langkah pemerintah Kabupaten Jombang dalam mewujudkan pembangunan sesuai dengan visi dan misi,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, jalan nasional puluan kilometer dari Mojoagung hingga Bandar Kedungmulyo, Jombang rusak parah. Jalan jalan tersebut dipenuhi lubang dan bergelombang.

Masyarakat mengeluhkan adanya jalan rusak itu dan memberikan sindiran dengan wisata ‘Jeglongan Sewu’ di Jombang. DPRD Jombang meminta agar persoalan ini segera di tangani.@Obi

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.