Header Ads

Antisipasi Kebakaran Lahan dan Hutan, Gubsu Pantau Kawasan Danau Toba Lewat Udara

Portal Berita Sumatera Utara
Antisipasi Kebakaran Lahan dan Hutan, Gubsu Pantau Kawasan Danau Toba Lewat Udara
Beritasumut.com-Sebagai kawasan Strategis nasional, sejumlah Kabupaten di Kawasan Danau Toba saat ini memasuki musim kemarau hingga sangat berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Menurut data yang dilansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) sejumlah daerah di kawasan Danau Toba seperti Kabupaten Toba Samosir, Samosir, Simalungun, Humbang Hasundutan,Tapanuli Utara, dan serta beberapa kecamatan lainnya di Januari hingga Februari ini sudah memasuki warning dengan curah hujan yang rendah.   
 
Menindaklanjuti kondisi ini Gubernur Sumut (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi MSi didampingi Ketua TP PKK Provsu Evi Diana Erry Nuradi, Anggota DPD-RI Parlindungan Purba dan Kadis Perhubungan Antoni Siahaan melakukan pemantauan melalui udara dengan Helikopter pada Sabtu (11/02/2017).
 
“Menurut BMKG juga ada hotspot di kawasan Danau Toba yang harus diantisipasi secara cepat. Seperti diketahui pada tahun 2016 kawasan Danau Toba sering terjadi kebakaran hutan dan lahan. Kawasan ini masih tergolong sangat rawan kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran pemukiman yang berpotensi mengganggu kawasan wisata nasional ini. Selain melakukan pemantauan secara langsung melalui udara kita juga mengunjungi korban kebakaran di Pangururan,” ujar Gubsu, Senin (13/02/2017).
 
Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya melakukan pemantauan lewat udara, Gubsu bersama rombongan juga menyempatkan waktu mengunjungi kawasan wisata budaya di Desa Parbaba, Kecamatan Pangururan Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir yang mengalami musibah bencana kebakaran. Dalam kesempatan tersebut Gubsu bersama rombongan menyerahkan santuan kepada kepada korban kebakaran disaksikan Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga dan unsur SKPD Pemkab Samosir.
 
“Kita turut prihatin atas musibah yang dialami warga. Seperti kita ketahui kebakaran ini turut membakar tiga rumah adat batak yang berusia ratusan tahun dan juga dua rumah semi permanen. Kita berharap musibah ini tidak terulang lagi,” ujar Gubsu sembari mengajak Pemda dan masyarakat di kawasan danau Toba mengantisipasi hal-hal yang mudah memicu terjadinya kebakaran khususnya di saat musim kemarau seperti sekarang ini. (BS03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.