Header Ads

Ambon Kembali Raih Wahana Tata Nugraha

siwalimanews.com
Ambon Kembali Raih Wahana Tata Nugraha

Ambon - Pemkot Ambon kembali meraih tropi Wahana Tata Nug­raha (WTN) khusus­nya di kategori tertiblalu lintas, perpar­kiran, uji kendaraan dan terminal.

Kota Ambon bersaing dengan 44 kota besar, sedang dan kecil yang ada di Indonesia untuk meraih penghargaan ini. Namun tropinya berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Penghargaan yang diserahkan Wapres Jusuf Kalla di Istana Wap­res, Selasa (31/1) pukul 10.00 WIT ter­sebut diterima oleh Kadis Perhu­bu­ngan Kota Ambon, Pieter Saimima.

Menurutnya, tropi WTN tahun ini berbeda dengan tahun lalu karena tahun ini meliputi tertib berlalu lintas, perparkiran, uji kendaraan dan terminal.

“Kita bersyukur atas kerja keras masyarakat Kota Ambon untuk tertib berlalu-lintas dan, parkiran sehingga diberikan penghargaan dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, indikator pene­rimaan penghargaan ini sendiri seperti penataan parkir, moda trans­portasi, terminal yang layak maupun sistem pengujian kendaraan dan emisi karbon. “Semua itu sudah dinilai oleh tim dipertengahan tahun 2016 dan hasilnya baru di umumkan di akhir bulan Januari 2017 ini,” jelas Saimima.

Dengan penghargaan ini, menu­rut­nya, kedepan Dishub akan me­ning­katkan kinerja aparatur dan terus mela­kukan pembinaan di lapangan agar masyarakat secara sadar tertib lalu lintas.

“Apresiasi yang tinggi diucapkan pemerintah atas kerja warga kota dalam menjaga ketertiban berlalu-lintas maupun perparkiran,” katanya.

Wapres Jusuf Kalla berharap agar pemerintah daerah terus mening­katkan kualitas sistem transportasi daerah. Pasalnya, transportasi me­rupakan hal penting dalam menun­jang seluruh aktivitas masyarakat.

“Angkutan adalah kebutuhan pokok juga, transportasi. Karena tidak ada gerak kita apakah itu masalah perorangan, ekonomi, dan kebutuhan sehari-hari tanpa sistem transportasi yang baik,” kata Kalla saat kegiatan Penyerahan Peng­hargaan bidang Perhubungan Darat Tahun 2016 di Istana Wapres, Selasa (31/1).

Menurut Wapres, setidaknya ada dua cara untuk mengukur baik buruknya sistem transportasi yang ada, yaitu melalui kelancaran dan keamanan sistem. (S-39)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.