Warga Resah, Jalur KA Bojonegoro-Tuban Dihidupkan
Bojonegoro – Ratusan warga di 5 desa Kabupaten Bojonegoro, Jatim, Jumat (13/1) mendatangi gedung DPRD setempat, menyusul adanya rencana pengaktifan kembali jalur rel kereta api Bojonegoro-Tuban.
Sejumlah warga tersebut berasal dari Desa Kelurahan Ngrowo, Karangpacar, dan kelurahan Banjarejo Kecamatan Bojonegoro, serta dari desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.
Alham M Ubey dari perwakilan warga mengatakan bahwa warga yang menyampaikan aspirasi di DPRD Bojonegoro ini merupakan wadah bagi warga penghuni tanah Aset PT. KAI di Bojonegoro, yang meliputi 5 Desa atas Kelurahan.
“Kami penghuni tanah aset PT. KAI ingin hidup tenang tanpa di takut – takuti bahwa mereka akan di gusur dan akan diaktifkan lagi jalur kereta api dan lain-lain,” ujar Alham M Ubey.
Warga, kata dia, juga mnyadari kalau tanah tersebut bukan milik pribadi, jadi warga sanggup untuk menyewa atau pembaharuan kontrak, tapi tanpa di dasari dengan intimidasi dari PT. KAI dan Dishub.
Sementara itu anggota Komisi A DPRD Bojonegoro, Ali Mustofa mengatakan dari keluhan warga yang menempati tanah aset milik PT KAI, akan segera kami bicarakan dengan pihak PT KAI. Sehingga nantinya ada bisa menemukan jalan terang bagi warga Bojonegoro dan PT KAI.
(yan/yadi)

Post a Comment