Puluhan Wisatawan Tersesat di Danau Sentarum
Sintang- Kedatangan team Danau Sentarum dan Kapuas River Cruise Adventure di Bumi Senentang disambuat antusias oleh panitia dan warga setempat Team tiba di Saka Tiga tempat penyambutan sekitar pukul 14.00, molor selama lebih dari enam jam dari jadwal yang telah direncanakan.
Semula team ini dijadwalkan tiba pada pukul 06.30 pagi, dan akan dilakukan penyambutan dengan prosesi adat Melayu Tepung Tawar di Saka Tiga. Setelah itu team akan di bawa city tour mengunjungi Rumah Panjang Kobus, Museum Kapuas Raya dan replica Kapal Bandong. Baru kemudian disambut oleh bupati di rumah dinas bupati dengan adat Dayak berupa pemotongan ompong.
Dengan tertundanya kedatangan team ini, segala jadwal kegiatan yang telah diagendakan berubah total. Kedatangan mereka langsung dibawa ke rumah dinas bupati untuk jamuan makan siang dan ramah tamah dengan bupati Sintang . kedatangan mereka disambut oleh Bupati Sintang, dr.Jarot Winarno dengan prosesi potong ompong di pintu masuk rumah dinas Pendopo Bupati.pada Sabtu (28/1) Selama menikmati hidangan makan siang dan ramah tamah ini, rombongan di suguhi dengan hiburan berupa tari tarian dan lagu lagu Melayu.
Setelah ramah tamah, team ini di bawa ke Rumah Panjang Kobus dan Mueum Kapuas Raya. Karena waktu yang sudah tak memungkinkan lagi agenda mengunjungi replica Kapal Bandong di tiadakan.
Aleks, salah seorang peserta dari Serawak yang tergabung di dalam team ini mengatakan mengapa mereka tertunda kedatangannya. Menurutnya mereka tersesat di Danau sentarum selama beberapa jam. Disamping itu, keadaan air sungai yang agak surut menjadi kendala bagi Kapal Bandong untuk memacu kendaraannya dengan kecepatan maksimal.
“Lama juga kami tersesat di dalam kawasan danau. Motor juga tak boleh jalan laju kerana air sungai yang surut,”ujarnya.
(sus)

Post a Comment