Header Ads

Perjuangan Tijahahu Jadi Momentum Rela Berkorban

siwalimanews.com
Perjuangan Tijahahu Jadi Momentum Rela Berkorban

Ambon - Peringatan Hari Pahlawan Martha Christina Tijahahu yang ke 199 Tahun, hendaknya di­maknai sebagai momentum rela berkoban.

Semangat rela berkorban mestinya menjadi spirit gene­rasi yang hidup di era globalisasi saat ini.

“Semangat perjuangan Martha Christina Tijahahu harus dimaknai oleh kita. Martha Christina yang telah mengorbankan dirinya demi harga diri dan martabat ba­ngsanya, mesti menjadi spirit generasi yang hidup di era globalisasi saat ini di tengah krisis kebangsaan yang kita hadapi,” kata Gubernur Ma­luku Said Assagaff saat Upacara Peringatan Hari Pahlawan Martha Christina Tijahahu di Monumen Martha Christina Tijahahu Karang Panjang, Ambon, Senin (2/1).

Baginya, sangat penting, sebagai generasi penerus untuk merefleksikan kembali komitmen dan kecintaan kepada bangsa dan negara untuk kepentingan bersama.

“Sangat penting untuk kita refleksikan kembali komit­men dan kecintaan kita ke­pada bangsa dan negara untuk kepentingan bersa­ma,” ungkapnya.

Gubernur mengharapkan, agar peringatan hari pahla­wan Srikandi Maluku ini da­pat membuat seluruh mas­yarakat Maluku, terutama generasi muda, agar makin teguh dan termotivasi untuk terus berjuang dan rela ber­korban demi perjuangan un­tuk menghadirkan kesejahte­raan bagi masyarakat Maluku maupun bangsa dan negara pada umumnya. “Semoga de­ngan peri­ngatan ini kita makin teguh dan termotivasi untuk terus berjuang dan rela berkorban demi kepen­tingan bersama termasuk perjuangan untuk mengha­dirkan kesejahte­raan bagi masyarakat Ma­lu­ku maupun bangsa dan ne­gara pada umumnya,” ujarnya.

Gubernur bersama ahli waris dari Martha Christina Tijahahu meletakan kara­ngan bunga di pelataran monumennya. Adapun yang menjadi Komandan dalam upacara tersebut AKBP Evelin Maspaitella.

Usai upacara dimonu-menMartha Christina TijahahuDibawah sorotan tema “ Dengan Semangat Pahlawan Martha Christina Tijahahu, kita Mantapkan Masyarakat Ma­luku yang Rukun, Religius, Aman dan Damai”, Gubernur Maluku kembali menjadi Irup di upacara pentaburan bunga di Lantamal IX Ambon Pukul 09.00 WIT. Usai memimpin upacara, Gubernur didampi­ngi, Wakil Gubernur, Pang-dam XVI Pattimura, Danlan-tamal, secara bersama menaburkan bunga di perairan Lantamal IX Ambon, yang tepat berada di Teluk Ambon. (S-43)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.