Header Ads

Perayaan Malam Tahun Baru Di Mamuju Sisakan Tumpukan Sampah

deliknews.com
Perayaan Malam Tahun Baru Di Mamuju Sisakan Tumpukan Sampah

son1234567

Mamuju – Detik-detik pelepasan tahun 2016 menuju tahun 2017 di ibu kota Provinsi Sulbar Mamuju memang sangat meriah. Gemerlap kembang api, suara petasan bergemuruh, yang tidak mau ketinggalan bunyi terompet. Disetiap pertigaan jalan suguhan musik warga secara live ditampilkan. Yang lebih menarik, ruas jalan menuju Tugu perdamaian di anjungan Manakarra hampir dipenuhi pedagang musiman. Tak heran, usai menyambut tahun baru, para pedagang dan pengunjung memproduksi sampah anorganik. Dengan demikian, pekerjaan rumah bagi dinas kebersihan kota Mamuju bertambah.

Pantauan deliknews.com, Minggu (1/1) di area Tuguh Perdamaian dianjungan Pantai Manakara. Tumpukan sampah palastik serta sisa botol air mineral berserakan dimana-mana. Untuk melintas harus ekstra hati-hati, karena selain sampah onorganik berserahkan diamana – mana. Sampah batu dan kayu juga mudah dijumpai ditengah jalan yang dipastikan milik para pedagang musiman. Sehingga menjadi pemandangan yang tak lazim dijumpai setiap hari di kota Mamuju. Belum ada tanda – tanda petugas kebersihan, yang ada para pedagang yang sibuk bongkar lapak miliknya.

Raslin salah seorang warga Mamuju yang melihat langsung hamparan sampah di sepanjang jalan serta diarea anjungan Tugu Perdamaian Manakarra mengatakan, memang setiap tahun jika acara pelepasan tahun di kota Mamuju, selalu diserbu penginjung. Otomatis kata dia, produksi sampah pasti bertambah, apalagi di sepanjang jalan hampir dipadati beragam pedagang kaki lima.

“Malam puncak pergantian tahun sangat dipadati pengunjung. Titik yang paling ramai di jalan menuju ke anjungan Pantai Manakarra. Pedagang menjajakan barang dagangannya dengan bebas, otomatis sampah pasti banyak,”kata Raslin kepada deliknews.com. Minggu (1/1).

Raslin mengaku, adanya pedagang dadakan disepanjang jalan menuju pantai anjungan Manakarra sangat menganggu kenyamanan pengunjung saat melintas. Sebenarnya pihak pemerintah sudah boleh melihat dan mempelajari untuk melakukan penataan kembali pada tahun berikutnya. Sehingga kenyamanan pengunjung benar – benar ditemukan dan bisa menikmati pelepasan tahun dengan berbagai hiburan.

“Ruas jalan yang begitu luas menjadi padat dan sesak jika kita melintas karena hanya padat dengan pedagang. Pemerintah sudah boleh melihat agar tahun depan tidak lagi seperti ini dan pedagang bisa tertata dengan baik,”harapnya.  (ady)

REKOMENDASI :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.