Merasa terancam akan dibunuh, pendeta ini bakal laporkan Rizieq Shihab
Petrus Salestinus, kuasa hukum Pendeta Max Evert IbrahimLENSAINDONESIA.COM: Seorang pendeta melaporkan Ketua FPI Rizieq Shihab ke polisi karena pernah menerima ancaman akan dibunuh. Pendeta bernama Max Evert Ibrahim Tangkudung ini akan membuat laporan di SPK Polda Metro Jaya, Kamis (26/1/2017) siang ini.
Ketua Tim Pembela Demokrasi Indonesia, Petrus Salestinus, mengatakan, Rizieq Shihab sudah menyebarkan ceramah berisi penghinaan dan ancaman kepada pendeta. Salah satu ancamannya akan menghabisi pemuka agama Kristen itu pada pertengahan 2016 lalu.
“Tentu saja ancaman itu membuat banyak pendeta ketakutan. Apalagi Rizieq kan punya massa yang banyak dan sangat mematuhi perintah. Jika diminta membunuh, mereka mungkin saja akan menurutinya. Makanya banyak teman-teman pendeta yang takut karena ancaman ini,” jelas pria yang menjadi kuasa hukum Pendeta Max Evert Ibrahim ini.
Menurut Petrus, ucapan Rizieq Shihab itu sama saja penghinaan terhadap agama Kristen sehingga berpotensi memecah belah bangsa dan menimbulkan konflik agama. “Sudah selayaknya Rizieq diproses hukum,” pungkasnya. @LI-16

Post a Comment