Header Ads

Mahasiswa Minta Kapolda Netral Kawal Pilgub Sulbar

deliknews.com
Mahasiswa Minta Kapolda Netral Kawal Pilgub Sulbar

son1234567

Mamuju – Puluhan mahasiswa Sulawesi Barat (Sulbar) yang mengatasnamakan gerakan pemuda Mahasiswa peduli rakyat, Senin (16/1) menggelar demo didepan kantor Mapolda Sulbar.

Didepan kantor Kapolda Sulbar, puluhan Mahasiswa melakukan orasi dengan berbagai sejumlah tuntutan salah satu diantaranya khususnya meminta kepada Polda Sulbar agar netral mengawal jalannya Pilgub Sulbar.

Ketua PMII Cabang Mamuju Imat Tottori mengatakan, berdasarkan data yang diterima, bahwa Polda Sulbar yang baru saja terbentuk sudah banyak permasalahan yang urgent yang segera harus diselesaikan seperti tindakan indisipliner dan kriminalisasi yang sering terjadi yang dilakukan oleh oknum Kepolsian Sulbar.

Tidak hanya itu, di wilayah hukum Sulbar diketahui masih marak peredaran Narkoba serta mengguritanya kasus Korupsi.

“Polda Sulbar yang baru saja seumur jagung sejumlah permasalahan sudah banyak dijumpai. Makanya kami minta ketegasan pak Kapolda untuk tegas menangani permasalahan yang terjadi. Kalau tidak bisa kami akan menyurat kepada Kapolri Tito Karnavian untuk mencopot Kapolda Sulbar,”teriak Imat dihadapan para personil Kepolisian Sulbar.

Senada dengan ketua HMI cabang Mamuju, Herlin mengaku bahwa masyarakat Sulbar tidak lama lagi akan mengikuti Pilgub serentak yang dihelat pada tanggal 15 Februari bulan depan. Olehnya itu, meminta kepada penegak hukum agar menjaga netralitas dalam mengawal Pilkada Sulbar. Jika ditemukan ada pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Polri agar ditindak keras dengan sanksi yang berlaku.

Selain itu, pendemo juga menyuarakan agar Kapolda Sulbar secepatnya mengeluarkan surat edaran pada jajarannya yakni Polres dan Polsek se Sulbar agar netral mengamankan Pilkada di Sulbar.

“Kami meminta kepada Kapolda Sulbar mengeluarkan surat edaran kepada jajarannya agar netral mengawal Pilkada Sulbar. Ini yang harus dilakukan oleh Pak Kapolda Sulbar agar konsisten mengawal Pilkada Sulbar,”ungkapnya.

Pantauan deliknews.com bahwa gabungan pemuda Sulbar yang ikut melakukan aksi diantaranya. PMII, HMI, KAMMI, Bem UNIK, BEM Poltekes, FPPS, Hipermata, HPMK, IPMAPUS, BEM Faperta dan Bem Teknik UNIKA. Dan setelah mendengar sambutan Wakapolda Sulbar, Kombes Pol. Tajudin. Para pendemo yang dikawal ketat oleh anggota Kepolisian membubarkan diri dengan tertib.

Usai Demo Kapolda Sulbar Langsung menggelar Jumpa Pers. 

Terkait sejumlah tuntutan pendemo terhadap Kapolda Sulbar. Karena Kapolda Sulbar Brijend Pol. Nadang yang tugas keluar kota. Melalui Wakapolda Sulbar Kombes Pol. Tajudin dihadapan sejumlah wartawan mengatakan, bahwa netralitas anggota Kepolsian dalam mengamankan Pilkada di Sulbar sudah tertuang dalam surat edaran Kapolda tertanggal 22 Desember 2016.

Kata dia, disitu dijelaskan bahwa Polisi berdiri ditas semua golongan, sehingga sangat melarang keras jika ada anggota Polisi terlibat dalam politik praktis. Jika ada oknum Polisi terbukti terlibat dalam Politik Praktis, tentunya tidak segan – segan akan mendapatkan sanksi tegas berdasarkan aturan di Kepolisian.

“Sudah jelas – jelas dalam aturan bahwa Polisi sangat dilarang terlibat dalam politik. Apalagi pak Kapolda sudah mengedarkan surat kepada pejabat tinggi sampai ke tingkat Polsek. Jika ada seperti itu, kami akan tindak secara tegas,”kata Tajudin.

Dia juga mengaku, bahwa tidak ada konspirasi antar Polisi dengan salah satu kandidat calon Gubernur terkait dengan pertemuan tertutup dengan pihak pemerintah Pemprov Sulbar. Dia mengaku pertemuan kemarin itu dihadiri oleh pejabat pemerintahan Sulbar dengan semua Anggota Babhinkamtibmas se-Sulbar.,

“Tidak ada pertemuan tertutup itu murni pertemuan antar Kapolda baru dengan anggota Babinkamtibmas dan dihadiri pejabat pemerintahan Pemperov,”tuturnya.  (ady)

REKOMENDASI :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.