Kapal Bandong Jadi Sarana 70 Turis Kunjungi Wisata Sanggau
SANGGAU – Kamis (29/1), pukul 10.00 Wib, Sekitar 70 turis asal Malaysia, Brunei, Jakarta, dan dari Kalbar, yang tergabung dalam Danau Sentarum-Kapuas River Cruise akhirnya tiba di Kabupaten Sanggau.
Meski sempat diterpa hujan dan gelombang, kapal bandong yang mereka tumpangi akhirnya berhasil merapat ke Sungai Sekayam, persis di sisi Kampung Wisata Sentana.
Kedatangan turis mancanegara itu disambut langsung Bupati Sanggau, Poulus Hadi, Ketua PKK Sanggau, Arita Apolina, serta Dandim 1204/Sanggau, Letkol (Arm) I Gusti Agung Putu Sujarnawa.
Kesempatan yang baik ini tidak disia-siakan bupati untuk memperkenalkan potensi wisata di kabupaten yang dipimpinnya itu. Meski diakuinya baru dalam setahun belakangan intens membenahinya.
“Sebenarnya ada beberapa objek wisata, ada yang cukup terkenal yaitu Pancur Aji. Hutan dengan ada air terjun, dan tempat untuk wisata. Bapak-bapak ibu-ibu sekarang ini berada di Kampung Sentana. Ini warterfront, ini namanya Sungai Sekayam. Kalau bapak dan ibu sekalian sering lewat jembatan Entikong, nah ini hilirnya,” terangnya.
Selanjutnya, di hulu sana, ada gunung yang penuh dengan pohon belian, yang ditanam jaman Belanda.
“Nah itu juga akan kami benahi, bagaimana orang bisa melihat, batu bertulis di hulu sana, jamannya Majapahit, tulisan Palawa,” katanya menjelaskan.
Ada lagi keajiban pulau Borneo yaitu sumber mata air panas. Disebut ajaib, karena di Kalimantan tak ada gunung berapi. Hanya saja jarak sumber mata air panas itu cukup jauh, dua jam dari Kota Sanggau, di Kecamatan Jangkang.
“Sedangkan ini (Mess Pemda) dulunya adalah rumah bupati, dibangun jaman Belanda. Nah ini ikon kami ke depan, lalu siapa tahu datang ke Sanggau. Memang kami punya fasilitas belum ada hotel berbintang, tapi mimpi kami ke sana,” terangnya.
PH, sapaan akbar Poulus Hadi, juga menyebut akan membangun lagi waterfront memanjang ke Sungai Kapuas.
“Siapa tahu nanti ada yang mau berinvestasi kereta gantung, mimpi kita sampai ke sana,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu juga mempekenalkan taman Sabang Merah.
“Tadi bapak-bapak ke Sabang Merah, itu sengaja kita bangun untuk fasilitas-fasilitas acara-acara besar. Wilayah itu memang cukup luas, di belakangnya ada hutan kota, sekitar 25 hektar. Kita tanam tanaman khas kalimantan yang ada. Inilah yang kami buat untuk Sanggau, mudah-mudahan ke depan banyak orang mau datang,” harapnya.
Sementara itu, Ketua I rombongan Danau Sentarum-Kapuas River Cruise, Mayjen Stephen Wandow mengaku sangat terhormat dengan sambutan yang diberikan Pemkab Sanggau.
“Kumpulan ini sangat istimewa sekali, salam muhibah, salam mesra, salam kenalan daripada Malaysia, Serawak, Sabah, dari Brunei dan Jakarta. Ini mewakili ramai kumpulan. It’s very uniqe. Saya berasa bersyukur karena sampai di Sanggau dengan selamat. Tak pikirkan cabaran yang telah dilalui, termasuk hujan ribut, dan gelombang. Ini sungguh mengagumkan, keistimewaan Sanggau, banyak yang bisa kita lihat,” katanya.
(Abang Indra)

Post a Comment