Header Ads

Harga Cabai Mahal, Perindakop Menduga Ada Permainan

deliknews.com
Harga Cabai Mahal, Perindakop Menduga Ada Permainan

Sanggau – Tingginya harga cabe yang terjadi sebulan terakhir menyebabkan pembelian bumbu pedas ini menurun. Masyarakat berharap ada solusi dari pemerintah daerah untuk menekan kenaikan harga cabe.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Perindagkop, Husni Samsul ditemui deliknews.com, Kamis (12/1) menyampaikan kenaikan harga cabe terjadi diseluruh wilayah indonesia. Ia menduga, mahalnya harga cabe disebabkan adanya permainan spekulan yang pandai memanfaatkan situasi.
“Semua produk pangan dipengaruhi dari Jawa, meskipun kadang berasak dari Singkawng, begitu para spekulan ini mendapatkan informasi di Jawa gagal panen disitulah kesempatan mereka menaikan harga,” kata Husni menduga.

Pemerintah Daerah diakuinya tidak bisa menyelesaikan kenaikan harga cabe ini sebab hal ini merupakan kebijakan pemerintah pusat.
“Pemerintah Pusat saja tidak bisa apalagi kita di daerah, “katanya. Untuk melawan ulah para spekulan, harus ada upaya ekonomi untuk membuat mereka jera.
“Misalnya petani lokal harus kita berdayakan, kalau cabe sudah banyak ditingkat lokal otomatis mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi, itu saja cara yang efektif menurut saya,” ujarnya.

Untuk itu, Ia menyarankan setiap warga membiasakan diri menanam tanaman yang mudah.
“Cabe inikan jenis tanaman yang tidak sulit perawatannya, paling mudah ditanam, mada cabe pun kita harus beli,” katanya mengingatkan.

(Abang Indra).

REKOMENDASI :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.