Antasari Azhar ke PDIP, ini tanggapan PKS
Politikus PKS Hidayat Nurwahid. (mpr.go.id)LENSAINDONESIA.COM: Pasca bebas bersyarat hingga grasi dikabulkan Presiden Joko Widodo, mantan terpidana Antasari Azhari bakal bergeliat di partai politik. Meski belum sebulan grasinya dikabulkan yang otomatis menghapus sisa masa hukuman, Antasari sudah ancang-ancang bakal menggeluti sebagai politisi di PDIP.
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan rencana bakal masuknya Antasari ke PDIP merupakan hak setiap warga negara. Apalagi Antasari telah bebas resmi dari masa tahanan. “Ya itu hak politik beliau masuk ke partai mana pun,” ujarnya di Jakarta, Minggu (29/1/2017).
Hidayat berharap masuknya Antasari ke partai politik nantinya dapat memberikan warna segar yang lain dalam menghadirkan komitmen pemberantasan korupsi. Pasalnya Antasari merupakan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid II.
“Karena kan memang beliau selama ini icon pemberantasan korupsi. Kalau itu bisa terjadi, saya kira baik untuk semuanya,” pungkas Wakil Ketua MPR itu.
Sebagaimana diketahui, Antasari merupakan terpidana kasus pembunuhan bos RNI Nasrudin Zulkarnain, beberapa tahun silam lalu. Setelah melakukan upaya hukum luar biasa, Antasari akhirnya memperoleh pembebasan bersyarat lantara telah menjalani dua pertiga masa hukuman dar total masa hukuman selama 18 tahun.
Meski bebas bersyarat, Antasari tetap mengajukan grasi. Walhasil, grasi yang diajukan berbuah manis. Grasi dikabulkan oleh Presiden Joko Widodo.@dg

Post a Comment