Header Ads

Aher : Pejabat Pemprov Jabar harus punya kemampuan bekerja sama dan profesionalitas

Birokrasi – LensaIndonesia.com
Aher : Pejabat Pemprov Jabar harus punya kemampuan bekerja sama dan profesionalitas
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengikuti tes urine usai melantik ratusan Pejabat Esselon II, III, dan IV. (LICOM/Husein Widjaja)

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, kesuksesan sebagai birokrat tidak hanya tergantung profesionalisme tapi juga kemampuan kerjasama antar sistem yang ada. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan melalui peningkatan software skill dan hardware skill para pegawai.

“Untuk itu, perlu dilakukan konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan kekuatan yang kita miliki, yang beragam dan terserak di masing-masing individu. Apabila bersatu dan menyatu dalam kebersamaan maka kita semakin kuat,” kata Aher – sapaan akrabnya – dalam arahannya kepada para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jabar di Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1, Kota Bandung, Selasa pagi (10/1/2016).

Software skill adalah kemampuan kerjasama atau kebersamaan, sedangkan hardware skill mencakup profesionalitas seseorang. Aher melanjutkan, saat ini ada sebuah fenomena yaitu profesionalitas seseorang tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan software skill individu tersebut.

“Bahkan ada kecenderungan saat ini, semakin cerdas, semakin profesional seseorang, semakin rendah kemampuan soft skill-nya. Ini berbahaya. Oleh karena itulah, kita harus terus membangun kerjasama dengan baik supaya perkembangan hard skill atau hardware dan soft skill kita harus ada keseimbangan,” ucap Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menekankan kepada para pejabat eselon yang baru dilantik, agar bisa memaksimalkan kinerja tanpa terbatas anggaran yang ada. Untuk itu, sebuah program yang ada tidak hanya dilaksanakan, namun juga harus menjadi sebuah gerakan masif atau gerakan sosial di masyarakat.

“Mari kita hadirkan kinerja yang tidak terbatas oleh anggaran yang kita terima. Kan biasanya kita punya cara pandang, amal soleh kita cukup dengan kita jujur, dengan menyelenggarakan pelayanan publik plus membelanjakan anggaran sesuai dengan peruntukannya dan tanpa penyimpangan, titik. Itu sudah amal sholeh besar,” ujar Gubernur.

Di akhir arahannya, Gubernur juga menyampaikan agar para pejabat yang ada di posisi baru untuk segera bisa beradaptasi, bergerak cepat, serta bekerja dengan baik dan optimal. Meskipun ada beberapa pejabat yang kurang tepat ditempatkan pada posisinya saat ini.

Usai acara, bekerjasama dengan BNN Provinsi Jawa Barat, Gubernur bersama ratusan Pejabat Esselon II, III, dan IV Pemprov Jawa Barat melakukan tes urine. Gubernur pun mendapat giliran pertama untuk tes urine. Tes ini dilakukan agar para pegawai di lingkungan Pemprov Jawa Barat bersih dari zat terlarang Narkoba. @husein

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.