Wow! Anak jago berhitung dengan metode kalkulator tangan
Para guru pembimbing LBB Prisma Kalkulator Tangan. Foto: Iwan-LICOMLENSAINDONESIA.COM: Para orang tua murid mulai memahami betapa pentingnya pendidikan putra-putrinya di tingkat taman kanak kanak (TK) hingga sekolah dasar (SD). Karena itu, para orang tua tidak ingin buah hatinya ‘melewatkan’ mata pelajaran dasar itu sebelum menempuh jenjang yang lebih tinggi.
Saat ini, tidak sedikit para siswa TK dan SD yang mengeluh dan putus asa gara-gara tidak bisa mengerjakan materi pelajaran yang sulit, terutama matematika. Para anak didik kerap mengalami kesulitan dalam pelajaran teknik berhitung angka hanya karena kurang memahami cara atau teknik menghitung.
Tetapi, para orang tua tidak perlu khawatir sebab saat Lembaga Bimbingan Belajar LBB (Prisma) dapat memberikan solusi ini tentang bagai mana mengembangkan daya tangkap anak terhadap matematika. Tentu hal ini menggunakan sebuah metode.
Prima telah mengembangkan metode para ahli tentang bagai mana cara memaksimalkan daya tangkap anak terhadap pelajaran matematika.
Sebelumnya metode berhitung cepat ini belum sempurna sehingga kurang begitu berkembang. Namun oleh LBB Prisma, teknik berhitung tersebut kemudian dikembangkan sehingga menghasilkan metode luar biasa yang disebut dengan metode ‘kalkulator tangan’.
Direktur Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Primsa Kalkulator Tangan, Any Marganingsih, Ss mengatakan, metode ‘Kalkulatur Tangan’ diciptakan oleh bapak Zaenal Ahmad, yang merupakan seorang ahli matematika asal Wonosobo.
“Metode berhitung yang diciptkannya terbilang unik dan mudah diimplementasikan. Maka itu menjadi inspirasi bagi LBB Prisma. Sekarang teknik berihitung dari ide beliau (Zaenal Ahmad) telah dikembangkan oleh LBB Prisma,” ungkap perempuan asal Solo, Jawa Tengah ini.
Teknik berhitung cepat Kalkulator Tangan ini menggunakan 10 jari. Cara ini sangat sederhana dan tidak perlu menggunakan rumus dan alat, selain itu sangat mempermudah anak untuk menyelesaikan Matematika dengan cepat. Karena dikemas layaknya permainan.
Diungkapkan Any, teknik berhitung cepat ‘Kalkulator Tangan” dikenalkan secara umum mulai tahun 2007 di daerah Wonosobo dan Tumenggung. Saat ini, ‘Kalkulator Tangan’ diterima dan digemari banyak orang tua, karena anak mudah tanggap untuk belajar berhitung.
“Metode tersebut sekarang mulai dikembangkan ke seluruh indonesia. Saat ini LBB Prisma telah menjelma menjadi sebuah sebuah LBB yang diterima masyarakat dari 54 kota seluruh indonesia karena berhasil mengembangkan metode itu. “Terbukti dari 54 kota sudah menghasilkan anak dengan mental juara yang dibawah naungan LBB Prisma,” terangnya.
Ratusan siswa belajar matematika di LBB Prisma Kalkulator Tangan. Foto: Iwan-LICOMLBB Prisma merupakan kepanjangan dari Prestasi Sukses Mental Aritmatika, yaitu lembaga bimbingan belajar yang mengedepankan teknik mempelajari matematika.
Berdasarkan data LBB, bahwa pada tahun 2015, siswa yang ikut LBB Prisma mempunyai nilai rapor matematika diatas 80. Hal ini karena setiap siswa telah menguasai metode Kalkulator Tangan.
“Di Kota Solo metode ini selain diajarkan kepada anak yang pendidikan biasa, juga diajarkan kepada anak berkebutuhan khusus,” terangnya.
Saat ini, LBB Prisma Kalkulator Tangan telah menerapkan program subsidi kepada anak kurang mampu di setiap cabang. Dimana setiap cabang akan memberikan belajar gratis untuk 1 siswa. “Program ini merupakan salah satu bantuan untuk anak kurang mampu agar mendapatkan ilmu bermanfaat,” terang Any.
Metode berhitung menggunakan 10 jari dinilai mampu merangsang kognitif dan motorik siswa. Bahkan konsep ini mulai dikembangkan di beberapa wilayah, dengan total 54 kota seluruh Indonesia.@wan

Post a Comment