Header Ads

Usai beraksi, jambret malah ketiduran depan minimarket

LensaIndonesia.com
Usai beraksi, jambret malah ketiduran depan minimarket

LENSAINDONESIA.COM: Kejahatan memang selalu jadi momok bagi siapapun. Namun ada kalanya, kejahatan malah bikin tersenyum geli bahkan tertawa manakala pelaku melakukan hal konyol.

Seperti yang dilakukan oleh Moch. Cholid Firmansyah (24), warha Jl Kapas Madya II Surabaya. Pria yang jadi pelaku penjambretan terhadap Chin Wan Tjing (64) warga Jl Tambang Boyo gagal menikmati hasil buruannya.

Apa pasal? Dia tertidur di depan toko Alfamart Jl Putro Agung Surabaya, Minggu (25/12/2016) sekitar pukul 05.15 WIB kemarin.

Awal kejadian, saat itu korban keluar dari rumahnya bermaksud akan mengikuti Misa Pagi Natal dengan membawa tas jinjing yang di pegang di tangan kiri. Dan saat berjalan, tiba-tiba dari arah depan pelaku dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol L 3920 PI langsung menarik tas tersebut.

Pelaku pun langsung melarikan diri dan datang ke halaman Alfamart bermaksud membongkar isi tas dan mengambil barang-barang yang ada didalamnya.

Kemudian, sekitar lima menit membongkar isi tas. Entah apa yang dipikirnya, pelaku pun malah ketiduran di teras toko tersebut. “Lalu kami mendapat informasi dari warga bahwa ada pria ketiduran di Alfamart dengan pisau dan tas wanita warna hitam,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Nadiar, Selasa (27/12/2016).

Setelah di periksa ke halaman Alfamart, polisi menemukan ada sesosok pria bertato tidur tengkurap dengan sebilah pisau penghabisan berukuran 60 cm dan tas wanita wana hitam berisi uang tunai Rp 30.000, sebuah Hp merk Evercross warna biru dan dua buah dompet kecil.

“Kami pun langsung membangunkan pelaku dan menanyakan kenapa dia tidur disana. Lucunya, dia malah langsung mengaku dia telah ketiduran setelah menjambret tas milik korban,” kata AKP Nadiar.

“Tanpa basa-basi pelaku langsung kami bawa ke Mapolsek besertakan barang buktinya untuk kami periksa. Nah rupanya, dia tertidur karena semalam dia pesta miras dan saat melakukan aksinya sedang mabuk berat,” imbuhnya.

Dihadapan polisi, Moch. Cholid mengaku bahwa benar semalam dia tengah pesta miras dan melakukan aksinya dengan kondisi mabuk berat.

“Dan saat itu saya tertidur karena tak kuat menahan kantuk. Kalau pisau tersebut memang milik saya pak, biasanya saya gunakan kalau korban hendak melawan,” aku pria pengangguran ini. @nanda

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.