Header Ads

Polda Kalbar Release Kinerja Sepanjang Tahun 2016

deliknews.com
Polda Kalbar Release Kinerja Sepanjang Tahun 2016

Pontianak- Kapolda Kalimantan Barat Irjen (Pol) Musyafak melaksanakan ekspos kinerja Polda Kalimantan Barat sepanjang Tahun 2016, di Mapolda Kalbar.

Dalam kegiatan ekspos tersebut Kapolda didampingi oleh pejabat tinggi dijajaran Polda Kalbar.

Sepanjang tahun 2016 menurut Kapolda, kinerja yang di lakukan itu secara lengkap berkaitan dengan tugas, strategi, dan target kedepan serta berkaitan dengan bagian pembinaan, bidang anggaran, operasional, prediksi serta antisipasi yang dilakukan.

“Sesuai visi misi Polda, tujuan akhir yang ingin dicapai adalah, menekan gangguan Kamtibmas, penyelesaian perkara meningkat dan tidak ada penyimpangan, dan ini merupakan tanggung jawab Polda,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan yang berkaitan dengan pembinaan personil kepolisian dilakukan secara transparan, dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), dan begitu juga dengan pembinaan karir.

“Untuk rekrutmen, rekan wartawan juga memonitor serta melibatkan stake holder bukan saja internal,” jelasnya.

Terkait operasional, ia juga menjelaskan akan digelar secara rutin setiap tahunnya, dan menjamin hal tersebut dijalankan berdasarkan kode etik, serta disiplin anggota.

“Sepanjang 2016, sejumlah personil yang melanggar kode etik disiplin juga ditindak tegas, namun disatu sisi penghargaan personil yang berprestasi juga meningkat dan tentunya menjadi support untuk anggota yang lain,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Musyafak juga membeberkan beberapa laporan dan tindak kejahatan yang ditangani dan diselesaikan perkaranya.

“Kasus kejahatan konvensional masih mendominasi, untuk 2016 laporan yang disampaikan masyarakat sebanyak 6566. Sementara perkara yang diselesaikan sebanyak 4509 kasus,” paparnya.

Dijelaskannya bahwa jumlah itu meningkat dari 2015 , sebanyak, 6226 dan selesai perkara sebanyak 4478 kasus, namun tetapi penyelesaian perkara juga meningkat pada tahun ini.

Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan tindak kejahatan lain yang berhasil ataupun sedang ditangani misalnya kejahatan ilegal di perbatasan, narkoba, hingga korupsi.

“Hasil ini akan menjadi perbaikan-perbaikan kedepan, tentunya untuk menekan tindak kejahatan secara kuantitatif,” pungkasnya.

(Dri).

REKOMENDASI :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.