Perayaan Tahun Baru 2017 di sejumlah daerah berlangsung meriah

LENSAINDONESIA.COM: Masyarakat di penjuru Indonesia ikut merayakan pergantian Tahun Baru 2017. Ada yang berpesta kembang api hingga dzikir bersama. Semuanya berjalan meriah dan kondusif.
Pesta kembang api menyambut Tahun Baru 2017 digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta pada Minggu (1/1/2017) dini hari berlangsung meriah dan kondusif. Suara desingan dan ledakan kembang api memeriahkan warga yang terlihat asyik mengelilingi monumen, yang diresmikan Presiden Pertama RI Soekarno (Bung Karno) pada 17 Agustus 1961, tersebut sembari mengabadikan melalui gawai mereka sambil menengadah menangkap momen percikan kembang api.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Sumarsono menilai bahwa Perayaan Tahun Baru 2017 di seluruh wilayah kerjanya berjalan secara lancar dan aman. Masyarakat terhibur dengan adanya panggung hiburan di lima wilayah.
“Masyarakat bergembira. Ada yang menikmati panggung-panggung hiburan di lima wilayah. Ada yang berdzikir di masjid-masjid. Ada juga yang begadang sampai pagi. Semuanya lancar. Tidak terjadi apa-apa,” ujar Soni, sapaan akrabnya.
Sedangkan Pemprov Jawa Timur juga merayakan malam pergantian tahun baru dengan dzikir bersama. Gubernur Soekarwo bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan ribuan masyarakat Jatim berkumpul bersama di depan Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan Surabaya.
Terompet, panggung hiburan serta pesta kembang api juga ditiadakan. Perayaan hanya diisi oleh dzikir dan doa bersama juga tausyiah oleh Prof Dr Ali Aziz yang merupakan Guru Besar UINSA.
“Hasil dari musyawarah mufakat para tokoh agama, Pangdam, Kapolda, DPRD hingga tokoh masyarakat yaitu memperingati rasa syukur di tahun 2016 dengan berdoa bersama. Dengan berdoa dan berdzikir bersama seluruh masyarakat ini semoga di tahun 2017 nanti Jawa Timur semakin aman, nyaman dan ekonomi kita terus tumbuh baik,” ujar Pakde Karwo ditemui LICOM disela acara di Kantor Gubernur.
Di Bali, ribuan warga Denpasar bersama wisatawan domestik dan mancanegara juga terlihat memadati lapangan Puputan Badung dan Catur Muka di jantung Kota Denpasar.
Mereka yang sejak sore sudah berada di lapangan Puputan Badung dan Catur Muka nampak semangat begitu mendengar penghitungan suara mundur detik-detik pergantian tahun.
Di Lapangan Puputan dan Catur Muka juga terdengar gemuruh suara terompet dan letupan kembang api bergema di langit Kota Denpasar. Teriakan dan sorak gembira ucapan selamat tahun baru 2017 dari ribuan pengunjung begitu semarak dan ramai terdengar.
Di Maluku, kemeriahan pergantian malam Tahun Baru diwarnai dengan perayaan malam kunci taong (tutup tahun) 2016 menuju tahun 2017 bersama ribuan warga di Jembatan Merah Putih (JMP) yang membentang di atas Teluk Ambon, Maluku, Minggu dinihari.
Gubernur Maluku Said Assagaff didampingi Wakil Gubernur Zeth Sahuburua, Kapolda Maluku Brigjen Pol. Ilham Salahudin dan Komandan Lantamal IX Ambon Laksamana TNI. Nur Singgih Prihartono, Assagaff memimpin perhitungan waktu mundur menjelang saat pergantian tahun bersama ribuan warga yang memenuhi jembatan sepanjang 1.140 meter itu.
Malam pergantian tahun 2017 tersebut dimeriahkan dengan letusan kembang api dilepas warga dari JMP maupun sepanjang pesisir pantai Desa Galala, Poka dan Rumah Tiga ke angkasa, sehingga membuat suasana sekitar Teluk Ambon dan JMP seketika menjadi terang benderang.
Suasana kemeriahan pesta pergantian tahun di JMP juga dimeriahkan dengan pagelaran musik yang menampilkan sejumlah artis dan penyanyi dari Jakarta maupun lokal di jembatan megah tersebut.
Gubernur Said Assagaff berharap, perayaan malam tahun baru 2017 memberikan dampak positif untuk kemajuan dan kesejahteraan Maluku serta bangsa dan negara di tahun yang baru.
“Semoga di tahun 2017 provinsi ini serta bangsa Indonesia terbebas dari berbagai aksi teror, suasana aman dan kondusif, serta maju dan jaya. Masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.@bbs/licom


Post a Comment