Magetan kini punya objek wisata andalan, Mojosemi Forest Park
Wahana Skywalk (jembatan antar pohon) di Mojosemi Forest Park, Magetan. Foto: MFP
LENSAINDONESIA.COM: Kabupaten Magetan yang terletak di kaki Gunung Lawu semakin menampakkan jati dirinya sebagai kota wisata.
Sebuah obyek wisata baru bertema alam dan petualangan bertajuk Mojosemi Forest Park mulai dibuka untuk pengunjung Sabtu (10/12/2016) lalu.
Taman wisata yang mengusung konsep ekowisata berbasis hutan alami ini berada 2 km sebelah barat Telaga Sarangan. Tepatnya di Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, JawaTimur.
Wahana wisata Mojosemi Forest Park (MFP) sangat berbeda dengan obyek wisata lain yang ada di Magetan. MFP mengandalkan keindahan panorama hutan Mojosemi yang berisi berbagai macam jenis pohon yang telah berusia ratusan tahun.
Beberapa pohon itu sudah ditanam sejak zaman Belanda dan berbarengan dengan penanaman pohon-pohon yang ada di Kebun Raya Bogor.
Keindahan wisata alam Mojosemi Forest Park ini makin elok dengan melodi gemericik air yang mengalir dari air terjun Tirto Mojo.
Bagi pengunjung yang gemar selfie pun, MFP menjadi spot yang tepat. Pengelola membangun Argo Sungging Selfie Deck sebagai tempat berfotoria bagi para penggemar foto diri dengan latar belakang Telaga Sarangan nan indah.

Pengunjung Mojosemi Forest Park bisa menjelajahi keindahan kawasan hutan alami dengan ATV atau pun kuda tunggangan. Foto: MFP
Menurut Sofyan Zainudin, pengelola Mojosemi Forest Park, pihaknya menggandeng Perhutani sebagai pemangku lahan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat untuk mewujudkan wahana wisata berwawasan lingkungan ini.
Ada harapan besar, dengan kehadiran Mojosemi Forest Park akan ikut serta menanamkan kecintaan lingkungan dan konservasi hutan kepada generasi muda.
Selain menawarkan keindahan alami yang sulit dicari tandingannya, Mojosemi Forest Park juga bisa menjadi ajang bermain dan berpetualang baik untuk anak-anak maupun dewasa.
Wahana adventure itu diantaranya High Rope dan Flying Fox dengan ketinggian pohon bisa mencapai lebih dari 30 meter. Dipastikan kedua wahana itu akan memacu adrenalin anda.
Lantas soal keamanan, jangan khawatir! Sebab MFP sudah menggunakan teknologi keamanan canggih terbaru dan pertama di Indonesia, yaitu teknologi continuous belay dan saferoller.
Pengunjung juga bisa menguji keberanian di Skywalk (jembatan antar pohon). Bagi yang ingin menjelajahi kawasan hutan alami ini, pengunjung bisa menikmatinya dengan ATV atau pun kuda tunggangan. Lintasan yang ditelusuri di antara pepohonan pinus, dipastikan akan membuat pengalaman tak terlupakan.
wahana Archery (panahan), Paint Ball dan Air Soft Gun di Mojosemi Forest Park. Foto: MFPMojosemi Forest Park bisa dikatakan sebagai one stop tourism spot. Pengunjung yang gemar permainan ketangkasan dan tembak menembak dapat mencoba wahana Archery (panahan), Paint Ball dan Air Soft Gun.
Dan bila perut sudah keroncongan, para pengunjung bisa mencicipi beragam kuliner khas di resto alam Ekaliptus Resto & café sambil menghirup udara sejuk di ketinggian 1389 mdpl.
Bagaimana untuk pengunjung yang ingin melewatkan malam di Mojosemi Forest Park? Rupanya kawasan yang sejak dulu dikenal sebagai bumi perkemahaan ini juga menyediakan sarana penginapan dengan konsep tenda mewah ala hotel berbintang.
Saat pembukaan lalu baru tersedia 5 tenda dengan kapasitas masing-masing bisa sampai 6 orang.
Selanjutnya, menurut Sofyan Zainudin, pengelola akan menambah fasilitas penginapan ini agar dapat menampung lebih banyak lagi. Bagi yang ingin berkemah beramai-ramai pun disediakan camping ground yang mampu menampung 1000 orang. Dan semua fasilitas ini sudah disiapkan oleh pengelola Mojosemi Forest Park.
Kehadiran wahana ekowisata baru di Magetan, Mojosemi Forest Park ini, disambut gembira oleh Anggota Dewan Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Jawa Timur, Arief Rahman.
Pria asli Magetan ini senang dan bangga, Kabupaten Magetan dengan kehadiran MFP semakin menahbiskan diri sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.
“Mudah-mudahan adanya Mojosemi Forest Park ini menjadi pemicu bagi pemerintah, swastadan investor untuk terus mengembangkan kepariwisataan di Magetan. Saya optimis kedepan bisa menandingi Malang maupun kota Batu,” kata Arief Rahman yang terlihat sangat gembira melihat Magetan semakin maju di sektor pariwisata.
Arief Rahman menyakini, kemunculan obyek wisata baru ini akan menambah popularitas Magetan sebagai kota wisata, bukan hanya di Jawa Timur tapi akan menasional.
“Biar para pelancong domestik maupun asing tahu, betapa indahnya Magetan. Mereka pasti akan mengamini, Magetan The Beauty of Java bukan sekedar slogan saja,” terang pria yang sejak lama menggeluti perencanaan dan manajemen strategis bidang pariwisata ini.@LI-13

Post a Comment