Header Ads

Warga Amahusu tetap Dukung PANTAS

siwalimanews.com
Warga Amahusu tetap Dukung PANTAS

Ambon - Warga Desa Amahusu ber­ko­mitmen memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon Paulus Kastanya-MAS Latu­consina pada pilkada mendatang.

Pasangan dengan akronim PANTAS itu sudah tidak asing lagi bagi warga Ama­husu. Poli pernah menetap di Amahusu, sementara Sam juga dikenal dekat dengan warga setempat.

Hal ini dikatakan oleh tokoh masyarakat Amahusu John To­masila saat kam­pa­nye dia­logis PANTAS yang berlang­sung di Desa Ama­husu, Sabtu (19/11).

Menurutnya Poli dan Sam memiliki jasa besar bagi pe­ngembangan Negeri Ama­husu.

“Kita pastikan warga Amahusu memberikan duku­ngan kepada PANTAS untuk memimpin Ambon lima tahun kedepan,” tandasnya.

Dikatakan, dukungan terse­but diberikan karena warga sangat menantikan program pro rakyat dan pro lingku­ngan yang ditawarkan PANTAS.

“Empat program pro rakyat yang dicanangkan oleh PANTAS seperti penyediaan lapangan kerja, membenahi sistem pendidikan kesehatan, harga kebutuhan yang ter­jang­kau serta pembenahan pasar dan terminal harus ter­laksana,” ujar  Tomasila.

Menurutnya Kota Ambon harus dipimpin oleh pemimpin yang mau bekerja untuk ke­pen­tingan masyarakat.

“Janji lima tahun lalu oleh pemimpin terdahulu tidak pernah dilaksanakan dimana akan menjadikan Amahusu sebagai desa wisata serta me­ngangkat seni dan budaya. Namun tidak pernah terlaksa­na,” kata Tomasila.

Dijelaskan, konsolidasi su­dah dibangun dengan warga Amahusu agar memenangkan pasangan PANTAS dan me­mimpin kota ini lima tahun kedepan.

“Kami tidak mau ditipu de­ngan janji manis lagi tetapi program yang dibuktikan dengan program dan kerja nyata sehi­ngga kami sepakat memberikan dukungan penuh kepada PANTAS,” terang Tomasila.

Dukungan itu juga datang, warga Amahusu lainya Lucky Lekatompessy yang pernah bekerjasama dengan Poli memimpin AMGPM selama 15 tahun.

“Saya mengenal betul siapa Paulus Kastanya yang jujur dalam bekerja serta memiliki komitmen,” ungkapnya.

Lekatompessy sudah me­masuki usia 80 tahun ini juga mengajak seluruh warga Amahusu untuk memberikan dukungan kepada PANTAS bukan calon yang lain.

“Mari kita satukan tekat untuk memberikan dukungan kepadapantas agar memim­pin Ambon lima tahun kede­pan,” kata Lekatompessy.

Menanggapi hal itu, calon Walikota Ambon Paulus Kas­tanya saat kampanye tersebut meminta dukungan dari war­ga Amahusu. “Semua program ini bisa terlaksana jika masyarakat Amahusu juga turut mendukung PANTAS,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan anggaran daerah sebesar Rp 1,2 triliun/tahun, maka program pro rakyat dan pro ling­kungan pasti bisa diterapkan. Apalagi PANTAS juga didu­kung 25 dari 35 anggota DPRD Kota Ambon.

“PANTAS tidak mau ber­janji karena program pro rak­yat dan pro lingkungan pasti terlaksana. Apalagi kita didu­kung 25 dari 35 anggota DP­RD Kota Ambon,” tandasnya.

Ia juga meminta warga Amahusu untuk tidak lagi mempercayai iming-iming mengangkat warga menjadi PNS, jika mendukung pasa­ngan calon tertentu.

“Hingga saat ini, peme­rintah pusat masih member­lakukan kebijakan moratorium penerimaan PNS. Itu artinya kebijakan nasional tidak ada pengangkatan PNS. Jangan percaya iming-iming peng­ang­katan PNS. Jangan per­caya iming-iming seperti itu. Warga Amahusu diharapkan cerdas dalam menentukan sikapnya,” ungkapnya.

Dikatakan, akibat kedepan pemerintah pusat memberla­kukan moratorium pengang­katan PNS, membuat PAN­TAS menawarkan program pela­tihan dan pengembangan sek­tor informal.

“Sektor informal menjadi andalan bagi PANTAS untuk membangun Ambon dengan membuka lapangan kerja baru,” katanya.  

Khusus untuk seni budaya, PANTAS juga akan mengem­ba­likan sanggar-sanggar seni yang telah dibangun namun kini mati suri akibat tidak ada pengembangan dari pemerin­tah.

“Kita akan siapkan angga­ran mengembangkan kembali semua sangar yang ada di kota Ambon termasuk di Amahusu untuk menunjukan identitas kita sebagai orang Ambon,” ujarnya.

Di tempat yang sama, calon Wakil Walikota Ambon, Sam Latuconsina mengharapkan warga Amahusu memilih pemimpin secara cerdas.

“Jangan percaya isu-isu seperti kalau PANTAS me­nang, maka wakil walikota akan mendominasi walikota. Itu tidak benar. Itu isu mura­han yang sengaja dihembus­kan setelah melihat PANTAS terus mendapatkan dukungan warga. Warga Amahusu ha­rus cerdas dan jangan perca­ya isu seperti itu,” tandasnya.

Kampanye tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPD PDIP Maluku Evert Ker­mite, Ketua Tim Pemenangan PAN­TAS Internal PDIP Tho­byhend Sahureka, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Ambon Phill Latumaerissa dan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Ambon Rustam Latu­pono. Hadir juga sejumlah anggota DPRD Kota Ambon. (S-39)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.