Pasca Diteror Bom, Bandara Kuala Namu Tak Ada Pam Khusus
Beritasumut.com-Pasca BRI Lounge area Blue Sky di terminal keberangkatan domestik Kuala Namu diteror bom pada Rabu (16/11/2016), PT AP II sebagai pengelola bandara tidak ada memberlakukan pengamanan khusus.
Manajer Humas Bandara Kuala Namu Wisnu Budi Setianto pada Jumat (18/11/2016) mengatakan pihaknya tidak ada melakukan pengamanan khusus pasca kejadian teror bom. “Sejauh ini tidak ada pengamanan khusus pasca kejadian teror bom,” jelasnya.
Meski pun begitu, menurut Wisnu, pihaknya akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian khususnya Polres Deli Serdang. “Koordinasi dengan Pihak Kepolisian khususnya Polres Deli Serdang sejauh ini berjalan baik dan akan terus ditingkatkan pasca adanya telepon gelap yang terjadi kemarin siang,” terang Wisnu.
Lanjut Wisnu jika BRI Lounge berada di terminal tunggu keberangkatan sehingga untuk menunuju BRI Lounge harus menjalani pemeriksaan di Security Chek Point (SCP) I dan II.
Sebelumnya, Yossy (19) petugas recepsionis Blue Sky menerima telepon gelap, di lokasi itu ada diletakkan bom. Mendapatkan terror bom ini, Yossy langsung mematikan telepon tersebut.
Berselang dua menit kemudian, telepon di bagian recepsionis tersebut kembali berbunyi, kali ini Yossy meminta Yoga (29) petugas recepsionis BRI Lounge yang mengangkat telepon.
Tidak jauh berbeda, pria penelepon gelap tersebut pun menyebutkan jika dirinya sudah meletakkan bom di Blue Sky. Tidak hanya itu, penelepon gelap tersebut pun mengaku jika dirinya diupah Rp 3 juta untuk meletakkan bom di area Blue Sky. (BS05)

Post a Comment