PANTAS Siapkan Layanan Wifi Gratis
Ambon - Pasangan calon Walikota dan Walikota Ambon Paulus Kastanya-MAS Latuconsina menggelar kampanye di dua lokasi, Selasa (29/11).
Kedua lokasi tersebut yaitu Kawasan Harapan Jaya-Gunung Malintang Desa Batu Merah dan Kawasan Kebun Cengkeh.
Di dua lokasi tersebut, warga sangat memberikan apresiasi terhadap program pasangan dengan akronim PANTAS itu untuk menyediakan layanan Wifi gratis di pusat-pusat keramaian.
Di berbagai kota di Indonesia, khususnya di tempat keramaian umum sudah disediakan fasilitas berupa wifi gratis bagi warganya dan ini juga akan diwujudnyatakan oleh pasangan PANTAS di Ambon.
Calon Walikota Ambon Paulus Kastanya saat berkampanye di Dusun Harapan Jaya, Desa Batu Merah, Selasa (29/11) mengatakan sudah saatnya Ambon bersaing dengan kota-kota besar lainnya dalam bidang teknologi.
“Kita tidak boleh ketinggalan dari daerah lain sehingga salah satu program PANTAS yang bisa bikin lebe adalah menyediakan wifi gratis bagi warga kota,” terang Kastanya.
Masyarakat memang sudah waktunya dimanjakan dengan perubahan teknologi yang berjalan begitu cepat.
“Ini penting dilakukan mengingat banyak siswa sekolah yang hendak mencari referensi tetapi harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan informasi di dunia maya padahal pemerintah mampu menyediakan wifi secara gratis,” ungkap Kastanya.
Untuk itupantas sudah memprogramkan penyediaan wifi ini bersama dengan 25 anggota DPRD Kota Ambon dan 35 anggota DPRD Maluku.
“Bapak ibu jangan takut karena kebijakan yang akan diambil oleh pantas mendapat dukungan dari lembaga legislatif dan itu pasti akan terlaksana,” jelas Kastanya.
Di tempat yang sama, Calon Wakil Walikota Ambon Sam Latuconsina menambahkan kedatangan dirinya dan Pak Poli selain memperkenalkan program juga meminta doa dan dukungan warga kota termasuk warga Harapan Jaya.
“Sebagai calon pemimpin tentu warga harus tahu apa yang akan dilakukan 5 tahun mendatang baik itu program maupun visi dan misi,” ungkapnya.
Ia menegaskan, PANTAS datang bukan untuk menjual janji-janji manis kepada warga tetapi menjual program.
“Saya pastikan semua yang sudah kami susun ini akan kami laksanakan karena PANTAS mau bekerja untuk kesejahteraan warga kota ini,” tandasnya.
Untuk menjadi pemimpin di Kota Ambon PANTAS harus mau melayani masyarakat bukan memerintah dibalik meja.
“Jadi kalau datang ke TPS lalu buka kertas suara lihat yang pakai baju Ambon itu lalu coblos nomor dua karena hanya itu pemimpin yang mau bekerja untuk kota ini,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Maluku, Lucky Wattimury menegaskan, program PANTAS merupakan harapan dan masa depan kota ini. “Kalau program pro rakyat bisa bikin harapan untuk warga kota dan laksanakan dengan niat maka bisa mensejahterahkan warga,” tandasnya.
Untuk itu masyarakat Harapan Jaya harus memiliki harapan besar kepada pemimpinnya yang dapat bawa Ambon yang lebih baik.
“Apa yang akan dilakukan kepada kota ini kalau pemimpin yang tidak memiliki harapan, program dan visi dan misi yang jelas,” kata Wattimuri.
Kampanye di kawasan Harapan Jaya juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Maluku diantaranya, Wellem Wattimena (Demokrat), Bachtiar La Galeb (Demokrat), Robby Gaspersz (Gerindra), Ayu Hasanusy (Hanura) dan Temmy Oersepuny (Hanura).
Harapan Warga
Sementara itu, warga Kebun Cengkeh mengharapkan pasangan PANTAS jika dipercayakan memimpin kota ini, dapat menyelesaikan setumpuk persoalan yang ada di Kebun Cengkeh.
“Kita berharap ketika PANTAS terpilih pimpin kota ini maka persoalan jalan setapak sekolah maupun air bersih harus jadi prioritas,” kata Maji salah satu tokoh masyarakat Kebun Cengkeh disela-sela kampanye PANTAS yang berlangsung di Kebun Cengkeh, tadi malam.
Menurutnya warga belum menikmati yang mananya air bersih maupun jalan setapak. “Kami siap mendukung PANTAS dengan kemenangan 85 persen karena kami yakin PANTAS bisa menyelesaikan persoalan masyarakat disini,” ungkap Maji.
Ditempat yang sama, calon Wakil Walikota Ambon MAS Latuconsina menambahkan kalau dirinya dan Pak Poli merupakan sosok pemimpin yang memahami penataan kota ini.
“Hanya orang birokrat murni yang bisa membuat masyarakat sejahtera dan PANTAS tidak berjanji manis tetapi PANTAS menjual program bagi warga kota,” ungkap Sam di depan ratusan warga yang memadati kampanye tersebut.
Untuk itu jika masyarakat mengingnkan adanya perubahan maka PANTAS membutuhkan dukungan dan doa dari warga Kota Ambon termasuk Kebun Cengkeh.
“Jadi hanya pemimpin yang mau bekerja untuk warga kota ini dan jatuhkan pilihan kepada PANTAS yang ‘bisa biking lebe’,” ungkapnya.
Sementara itu, calon Walikota Ambon Paulus Kastanya mengaku penataan pasar dan terminal menjadi salah satu program pro rakyat yang sudah dicanangkan PANTAS.
“PANTAS sudah berkomitmen kalau terpilih nantinya maka akan merevitalisasi pasar agar pedagang dapat berjualan dengan baik dan warga dapat berinteraksi tanpa harus berdesakan di pasar,” kata Kastanya.
Disadari bahwa warga Kebun Cengkeh juga banyak yang berjualan di Pasar Mardika namun sekarang kondisi pasar semerawut dan butuh tangan pemimpin yang mau bekerja untuk rakyat yang dapat mengatasinya.
“Kita akan menata para pedagang dan menempati sesuai dengan jenis jalan dan menyediakan tempat yang layak bagi pedagang,” terang Kastanya. (S-39)

Post a Comment