Header Ads

KPU Ulang Kali Rugikan PANTAS

siwalimanews.com
KPU Ulang Kali Rugikan PANTAS

Ambon - KPU Kota Ambon sudah berula­ng­kali merugikan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon Paulus Kastanya-MAS Latucon­sina.

Buktinya, KPU menertibkan atri­but milik pasangan dengan akro­nim PANTAS itu yang terdapat se­jumlah becak, sementara atribut pasangan calon PAPARISSA BARU justru dibiarkan tanpa ada tindakan.

Tak hanya itu, atribut berupa baliho dan spanduk milik pasangan PAPARISSA BARU yang dipasang tanpa seizin KPU dibiarkan berdiri tanpa ada tindakan pembong­karan. Sedangkan baliho dan spanduk milik pasangan langsung dibersihkan oleh KPU, Panwaslu dan instansi terkait sejak 28 Oktober lalu.

Selain itu, sejumlah mobil yang dipenuhi foto pasangan PAPA­RISSA BARU juga dibiarkan bebas berlalu lalang di jalanan, tanpa ada sanksi dari KPU maupun Pan­waslu.

Terakhir KPU Kota Ambon ter­kesan tak adil dalam proses pem­buatan dan pencetakan baliho sosialisasi pasangan calon Wali­kota dan Wakil Walikota Ambon peserta Pilkada 2017.

Salah satu baliho berukuran 5 x 10 meter yang dipasang KPU Kota Ambon melintasi ruas jalan dokter Siwabessy ternyata proporsi foto kandidat diatur tak seimbang.

Foto pasangan calon nomor urut 1 justru dibuat lebih jelas, di­bandingkan pasangan Paulus Kastanya-MAS Latuconsina (nomor urut 2). Wajah pasangan dengan akronim PANTAS pada foto ter­sebut, diduga sengaja dibuat tak menatik. Bukan itu saja, fotonya terlihat sengaja dikaburkan pada baliho yang sudah terpasang sejak Rabu (9/11) malam.

Menyikapi hal itu, Ketua Tim Hu­kum Pasangan PANTAS Jonathan Kainama mengingatkan KPU Kota Ambon untuk tidak lagi melakukan kebijakan-kebijakan yang meru­gikan.

“Kita rencana mengajukan kebe­ratan resmi kepada KPU Kota Ambon terkait berbagai kebijakan yang dinilai merugikan pasangan PAN­TAS. Namun ternyata  Ketua KPU Kota Ambon telah menghubungi kita untuk segera memasukkan foto pengganti,” jelasnya.

Dikatakan, kendati sudah me­nandatangani berita acara peng­gunaan foto pada surat suara, namun setidaknya sebelum dice­tak untuk kepentingan sosialisasi harus terlebih dahulu mengkon­firmasi ulang dengan tim peme­nangan.

Nantinya, kata Jonathan, tim akan menggantikan foto tersebut, Jumat (11/11), karena sebelumnya tidak ada komunikasi dari KPU terkait dengan pergantian foto.

“Ini kan tidak ada koordinasi terlebih daluhu tiba-tiba sudah dipasang, olehnya kita ingatkan kepada KPU agar masalah ini tidak boleh terjadi lagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Marthinus Kainama memastikan baliho itu segera akan diganti, setelah tim pemenangan PANTAS (bukan staf penghubung seperti diberitakan sebelumnya) menye­rah­kan foto pasangan calon yang resolusinya lebih tinggi.

“Baliho sosialisasi akan segera diganti apabila tim sudah mema­sukan foto yang baru kepada KPU Kota Ambon,” ujar Kainama

Ia menambahkan hal ini bukan kesengajaan karena memang sudah diperingatkan sebelumnya kepada tim untuk menggantikan foto. “Foto ini yang dimasukan se­jak awal penarikan nomor undian. Waktu KPU sudah menanyakan apakah foto akan diganti namun tim mengaku tidak maka foto itulah yang dipakai,” ujarnya.

Pantauan Siwalima, Kamis (10/11) malam, baliho tersebut sudah d­tu­runkan oleh KPU Kota Ambon.(S-39)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.