Header Ads

IPC BANTEN RAUP RP 200 MILIAR, SERVIS LAYANAN SEMAKIN DITINGKATKAN

Amunisi News
IPC BANTEN RAUP RP 200 MILIAR, SERVIS LAYANAN SEMAKIN DITINGKATKAN
ADVERTORIAL General Manager IPC Banten, Chiefy Adi Kusumargono saat Customer Gathering 2016 di Belitung. Pentingnya sinergitas antara pelanggan, stakeholders dan semua pihak dalam mema-jukan perekonomian bangsa (Foto: Humas IPC Banten)General Manager IPC Banten, Chiefy Adi Kusumargono saat Customer Gathering 2016 di Belitung. Pentingnya sinergitas antara pelanggan, stakeholders dan semua pihak dalam memajukan perekonomian bangsa (Foto: Humas IPC Banten)Pelabuhan Pangkal Balam Tak Mau Ketinggalan

AMUNISINEWS.COM, CILEGON – Indonesia Port Corporation (IPC-red) PT Pelindo II Cabang Banten tak menyia-nyiakan kesempatan menjadikan Pelabuhan Ciwandan sebagai pusat percontohan nasional. Lagi-lagi Chiefy Adi Kusumargono selaku Kepala Cabang menorehkan target yang cukup fantastis untuk meraup pendapatan sebesar Rp.200 Miliar di tahun 2016 dengan hanya mengandalkan pelabuhan curah. “Kami yakin target yang diberikan perusahaan akan segera tercapai,” ujar Supervisor Usaha Terminal PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Banten, Ade Rahmawijaya saat disambangi Arse Pane, Wartawan Koran Amunisi bersama Majalah Forum Keadilan di Cilegon, Provinsi Banten, baru-baru ini.

Tekad bekerja keras dan servis pelayanan itu kata kuncinya. Tampak dari pengamatan dilapangan terlihat para pekerja bangunan sedang melakukan renovasi perbaikan dan perluasan kantor yang ada di Kantor Divisi Usaha Terminal terletak di Jalan Raya Pelabuhan No.1 Ciwandan, Cilegon Provinsi Banten.

Kepercayaan atau trust, kata Chiefy, mendorong kami untuk bekerja lebih profesional. Lihat saja para pengguna jasa semakin hari semakin kami manjakan dengan pelayanan servis memuaskan. Saat ini sedang dilakukan beberapa perbaikan baik itu perluasan akan kenyamanan kantor pun termasuk beberapa pekerjaan perbaikan dermaga.

Dituntut dengan pelabuhan yang memiliki gudang berkapasitas sekitar 60.000 ton, hal itu menjadi tingkat kewajaran untuk menampung barang-barang yang turun di Pelabuhan Ciwandan. Ini semua, aku Pria yang memulai karir dari pegawai honorer itu, untuk me-nyiasati antisipasi dini jika ada kendala angkutan truk dan gangguan cuaca.

“Selama ini barang-barang curah itu langsung kami angkut dari kapal ke atas truk. Namun terkadang menghadapi kendala, jika truk tersebut terhambat dalam perjalanan atau ada kemacetan.

“Demikian penuturan Ade Rahmawijaya yang konon kabarnya dalam waktu dekat akan dipromosi menjadi manager seiring dengan kondisi pelay-anan arus muat barang yang ham-pir menyamai dengan kesibukan seperti layaknya Pelabuhan Tanjung Priok.

Didekat dermaga 005 den-gan luas areal sekitar satu hektar disiapkan gudang untuk menam-pung barang-barang curah. Antara lain jenis pakan seperti gandum, jagung, kedelai, gula dan juga untuk barang-barang non pakan. “Kenda-a tepat waktu dan kecepatan semakin bisa teratasi. Kami tentunya IPC Banten tak akan mengecewakan tingkat survey kepuasan pelanggan. Tercatat oleh surveyor independen ada 12 cabang dilingkup PT Pelindo II yang telah disurvey, alhamdulillah kami IPC Banten menjadi posisi teratas dalam memuaskan pelanggan pengguna jasa kepelabuhanan.

Perlu diketahui pembaca Koran AMUNISI, Pelabuhan Ciwandan, Cilegon-Banten terletak di Provinsi Banten. Selama lebih dari tiga abad menjadi tempat persinggahan dan transaksi perdagangan baik nasional maupun internasional dengan komoditas utama rempah-rempah.

Dewasa ini Pelabuhan Banten memiliki daerah pendukung (hinterland-red) berupa daerah industri yang tumbuh pesat, seperti pengolahan logam, mesin, kimia, dan minyak kelapa sawit. Pelabuhan Banten dilengkapi dengan tiga terminal batu bara dan dermaga multipurpose yang dilengkapi peralatan bongkar muat petikemas yaitu 2 (dua) unit Rubber Tyred Gantry Crane dan 2 (dua) unit Multipurpose Gantry Crane.

Pelabuhan Belinyu Disiapkan Menyamai Ciwandan-Banten

Dukungan besar Pemerintah Kabupaten Bangka menjadikan Pelabuhan Belinyu untuk menyamai kesibukan arus lintas barang seperti kondisi di Pelabuhan Ciwandan-Banten nampaknya akan segera terwujud. Hal itu ditandai dengan penegasan oleh Bupati Bangka H. Tarmizi yang berkeinginan menjadikan dermaga Tanjung Gudang Belinyu sebagai pelabuhan alternatif utama selain Pelabuhan Pangkal Balam Pangkal Pinang. Hal itu bertujuan memajukan geliat perekonomian di Provinsi Bangka Belitung-Indonesia. Pelabuhan Pangkal Balam ter-letak di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung hanya terpaut setengah jam jaraknya dari Bandara Depati Amir Pangkal Pinang dengan menggunakan kenderaan mobil.

Daerah pendukung (hinterland-red) pelabuhan berpotensi untuk menghasilkan produk-produk per-tambangan, pertanian, dan agroindustri. Komoditas utama adalah timah, kaolin, pasirkuarsa, granit, karet, minyak kelapa sawit, dan lada.

Dikatakan Ivan Zulhifan, Manager Operasi dan Usaha Terminal IPC Pangkal Balam Pangkal Pinang, ber-mula sebagai pelabuhan kecil yang hanya melayani kapal motor dan perahu layar. Saat ini pelabuhan yang dikomandani oleh Pak Darmawi. Kata Ivan telah dilengkapi dermaga sepanjang 254 meter, fasilitas penumpukan seluas 6.320 m2 serta terminal penumpang dengan luas 400 m2, dan lapangan parkir seluas 4.510m2. Disisi lain, pelabuhan yang berada didalam lingkup operasi Pelabuhan Pangkal Balam ialah Pelabuhan Muntok. Pelabuhan ini, ujar mantan Manager Tim Futsal IPC Pelabuhan Tanjung Priok, telah memiliki dermaga sepanjang 52 m dengan dukungan terminal penumpang dan menangani kegiatan ekspor timah dan lada – berada di pantai barat sebelah utara Pulau Bangka. Pelabuhan lainnya adalah Pelabuhan Sungai SELAN yang berada di pedalaman sebelah selatan Pulau Bangka yang telah memiliki fasilitas berupa dermaga kayu sepanjang 87 meter dan Pelabuhan Belinyu yang memiliki dermaga kayu sepanjang 50 meter.

Geliat pembangunan Pemkab. Bangka tersebut menjadi tolok ukur percepatan program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dalam menekan disparitas harga khususnya didaerah terpencil. *arse pane/adv

(Visited 5 times, 5 visits today)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.