Diperiksa 9 jam, Ahok: Saya sudah lapar
Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan penistaan agama. (ISTIMEWA) LENSAINDONESIA.COM: Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diperiksa selama sembilan jam oleh penyidik di Mabes Polri, Senin (7/11/2016). Pemeriksaannya terkait dugaan penistaan agama saat dia berpidato di Kepulauan Seribu.
Ahok dicecar 22 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim Polri. Sebelumnya dia juga mendatangi Bareskrim Polri dan mendapat 18 pertanyaan dari penyidik. Usai diperiksa, dia mengaku ingin segera pulang.
“Saya kira tadi sudah jelas semua, semua sudah jelas. Kalau mau tahu yang lain ya silakan tanya ke penyidik, terima kasih,” kata Ahok di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016).
“Saya sudah mau pulang, sudah lapar nih, terima kasih,” ujar Ahok menambahkan.
Ahok tiba di Mabes Polri sekitar pukul 08.12 WIB. Ahok datang ke Mabes Polri menggunakan mobil Toyota Innova warna silver dengan nopol B 1330 EOM. Ahok keluar ruangan sekitar pukul 17.00 WIB.
Sebelumnya, ketua tim kuasa hukum pendamping Ahok, Sirra Prayuna mengungkap hampir 100 pengacara siap membela Ahok. Adapun yang hadir di pemeriksaan hari ini baru 22 orang saja.
“Dia (tim kuasa hukum) mau berpartisipasi saya enggak bisa larang Atas inisiatif mereka (kuasa hukum). Bukan permintaan Pak Ahok,” sambungnya.
Sirra juga menjelaskan kehadiran Junimart Girsang dan Trimedya Panjaitan mendampingi Ahok saat diperiksa Bareskrim bukan sebagai anggota komisi III DPR.

Post a Comment