Header Ads

Tagih utang, anggota TNI dibunuh dan dimutilasi lalu dibakar

LensaIndonesia.com
Tagih utang, anggota TNI dibunuh dan dimutilasi lalu dibakar
Lokasi pembakaran jenazah anggota TNI yang dimutilasi di Prabumulih. (ISTIMEWA/Okezone)

LENSAINDONESIA.COM: Anggota TNI Pelda Aceng yang bertugas di kesatuan Kasdam II/Sriwijaya ditemukan tewas dengan kondisi menyebabkan. Dia dibunuh, lalu tubuhnya dimutilasi jadi lima bagian. Tidak cukup disitu, jenazahnya dibakar di hutan.

Pelakunya adalah Wawan (21), warga Dusun Teluk Jaya, Desa Teluk Jaya I, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten, Muara Enim, Sumatera Selatan, bersama tiga saudaranya. Dia ditangkap di rumahnya bersama Edi Hidayat (21), sepupu pelaku, yang membantu membakar mayat korban.

Pembunuhan terungkap karena istri korban sebelumnya sempat melapor ke Polres Prabumulih pada 10 Oktober 2016, jika suaminya tidak pulang ke rumah. Setelah ditelusuri, korban ternyata menagih utang kepada tersangka. Sejak saat itu pula korban tidak pernah pulang lagi ke rumah.

Informasi yang diperoleh Wawan adalah mantan pekerja korban dua tahun lalu, namun diberhentikan karena ketahuan menggelapkan barang dagangan. Pelaku sempat dilaporkan korban ke polisi namun berakhir damai dengan kesepakatan Wawan membayar kerugian akibat perbuatannya.

Menurut informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, pada hari terjadinya pembunuhan, korban datang ke rumah korban untuk menagih utang. Pembunuhan terjadi karena pelaku tak terima adiknya dipukul korban.

“Waktu itu korban datang ke rumah menagih utang, sambil marah lalu memukul saya dan adik saya yang kecil,” jelas pelaku di hadapan Kapolres Prabumulih AKBP Andes P.

Tak terima, adik yang juga pelaku pembunuhan Iwan (19) memukul wajah korban dengan kayu hingga korban tak sadarkan diri. Selanjutnya, korban dimutilasi di rumah pelaku menjadi lima bagian, dan dimasukan ke dalam dua karung dan dibawa ke hutan untuk dibakar agar jejak pembunuhan tak tercium aparat kepolisian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dibantu anggota TNI dari Kodim 04/04 Muara Enim terus mengejar dua pelaku yang ikut membunuh korban.@okz/licom

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.