Sampoerna gelar Pusat Pelatihan Kewirausahaan EXPO 2016 di Pasuruan
LENSAINDONESIA.COM: PT HM Sampoerna Tbk memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan bidang kewirausahaan masyarakat Indonesia.
Upaya tersebut dibuktikan dengan diselenggarakannya acara Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna Expo 2016 yang ke-8 di Gedung Woloe Pasuruan, Jawa Timur, pada 1-2 Oktober 2016.
Kegiatan di bawah payung Sampoerna untuk Indonesia (SUI) ini mengangkat tema ‘Bangga UKM Indonesia’, sejalan dengan makin berkembangnya sektor UKM Indonesia.
Presiden Direktur Sampoerna Paul Janelle menjelaskan, kehadiran PPKSampoerna telah dikenal luas oleh masyarakat dan dapat dijadikan rujukan bagi perusahaan lain serta menjadi pusat interaksi dari semua pemangku kepentingan.
“Sampoerna bersyukur dan bangga PPK Sampoerna secara berkesinambungan dapat terus dijalankan tiap tahun sehingga mampu menstimulus masyarakat Indonesia dalam mengembangkan bidang kewirausahaan. Hal ini sejalan dengan program Nawacita yang diusung oleh Presiden Jokowi – Jusuf Kalla, salah satu akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yakni peningkatan daya saing UMKM. Oleh karena itu PPK merupakan wadah yang tepat untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan UMKM di masyarakat sehingga semakin banyak kontribusi yang diberikan dalam meningkatkan perekonomian Indonesia,” ujar Paul Janelle, di Pasuruan (02/10/2016).
Tahun ini Sampoerna akan menghadirkan sebanyak 63 stand pameran dan stan penunjang dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkenalkan usahanya kepada masyarakat. Selain stand, ada pula talkshow kewirausahaan yang akan dihadiri langsung oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan beberapa pengusaha sukses. Mereka akanberbagi pengalaman menarik bagi pengunjung yang hadir.
PPK Sampoerna Expo merupakan ajang tahunan yang ditujukan untuk memaparkan berbagai capaian UKM yang telah mendapatkan pelatihan dari PPK Sampoerna, serta peluang untuk menjalin interaksi dan sinergi antar pemangku kepentingan di bidang wirausaha guna meningkatkan daya saing UKM. Program tersebut diyakini dapat mendukung target pemerintah untuk meningkatkan jumlah wirausaha sebesar 3 persen pada tahun 2018 dimana saat ini jumlah wirausaha Indonesia hanya 1,65 persen.
Data Kementerian Keuangan 2016 menyebutkan, sektor UMKM merupakan mayoritas jenis usaha di Indonesia, yaknisebesar 99,9 persen. Sektor ini mampumenyediakan 97,2 persen lapangan pekerjaan dan menyumbang 59,1 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB). Atas dasar itulah Sampoerna akan terus mengembangkan bidang kewirausahaan dimasa mendatang sehingga semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
“Sampoerna berperan aktif dalam kemajuan wirausaha Indonesia. Kami berharap melalui kegiatan ini akan menciptakan lebih banyak pengusaha-pengusaha sukses sehingga dapat menularkan ilmunya kepada lingkungan sekitar dan menciptakan multiplier effect serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Head Of Stakeholder & Regional Relation & CSR, Ibu Henny Susanto.
PPK Sampoerna ditujukan untuk mendorong penciptaan wirausaha baru melalui serangkaian upaya terpadu dari pelatihan teknis hingga bimbingan wirausaha. Sejak pembukaannya di tahun 2007, PPK Sampoerna telah dikunjungi oleh kurang lebih 68.000 orang, memfasilitasi pelatihan untuk lebih dari 27.000 peserta, dan menghasilkan 3.300 wirausaha sukses.@wan

Post a Comment