Warga Timor Leste Membludak Kunjungi Indonesia
Kefamenanu – Kebijakan Pemerintah Indonesia memberlakukan bebas visa bagi negara asing yang berkunjung ke Indonesia membawa angin segar bagi warga Timor Leste. Pintu perbatasan Indonesia-Timor Leste di Motaain Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari hari ke hari ramai dikunjungi warga negara Timor Leste. Tentunya hal ini berdampak positif bagi peningkatan perekonomian warga di pintu perbatasan.
Sebagian besar mereka yang berkunjung ke Kabupaten Belu ini untuk berbelanja, berwisata dan berkunjung keluarga karena rata-rata penduduk Timor Leste dan warga di perbatasan masih mempunyai hubungan kekeluargaan.
Pemandangan ini terbalik dari perbandingan sebelumnya yang hanya bisa dikunjungi 100 orang, kini mencapai 200 orang lebih pengunjung asal Timor Leste setiap harinya. Bahkan melebihi 200 orang jika disaat hari libur atau menjelang hari raya keagamaan.
Akibat lonjakan wisatawan ini juga berpengaruh terhadap terjalinnya hubungan kekeluargaan diantara warga, serta meningkatnya sektor ekonomi dan pariwisata di pintu perbatasan RI-Timor Leste.
Plh Imigrasi Atambua Gunawan Dwi Cahyono mengatakan bahwa selama ini terjadinya peningkatan bukan saja di pintu utama Motaain namun ke empat pintu utama yang langsung berbatasan dengan negara Timor Leste juga mengalami peningkatan pengunjung dari negara tetangga Timor Leste. Dia juga menambahkan hal ini terjadi dimulai pada bulan April hingga saat ini.
Peningkatan ini kemungkinan akan berlanjut ketika hari libur maupun hari raya besar. Warga negara ini selain mengunjungi keluarga di Kabupath Belu, juga mencari produk-produk Indonesia berupa barang kebutuhan yang biasa dipasok ke negara tetangga Timor Leste. (Lius)

Post a Comment