Tak lama lagi Pertamax Turbo oktan 98 gantikan Pertamax Plus
LENSAINDONESIA.COM : Pertamax Plus oktan 95 dalam waktu dekat akan menghilang di pasaran seiring diluncurkannya Pertamax Turbo ber-oktan 98 yang baru saja di launching di acara GIIAS Surabaya Autoshow 2016, Jumat (30/9/2016). Kini, tersebar di 14 SPBU wilayah Surabaya, Sidoarjo, Malang dengan harga Rp.8.800,- / liter.
Berikutnya, akan ada 105 SPBU menyusul menyediakan Pertamax turbo.
“Beberapa kelebihan Pertamax Turbo, antara lain meningkatkan drivability kendaraan sehingga lincah bermanuver, akselerasi mesin menjadi lebih bagus sebab torsi yang dihasilkan lebih tinggi, meningkatkan kecepatan maksimal (top speed) kendaraan, peningkatan tenaga mesin kendaraan dan menyempurnakan pembakaran bahan bakar pada mesin”, papar Ahmad Bambang Direktur – Pemasaran PT. Pertamina.
Ahmad Bambang menambahkan, BBM ini cocok digunakan kendaraan berteknologi tinggi dengan Turbo Injection, kendaraan bermesin bensin dengan teknologi Supercharger / Turbocharger, skyactiv maupun kendaraan dengan kompresi rasio mulai 12:1.
“Untuk saat ini, penjualan BBM di Jatim sendiri premium mencapai 3.923 kiloliter/ hari, Pertalite 4.917 kiloliter / hari, Pertamax 2.753 kiloliter / hari. Penjualan pertalite di tingkat nasional per hari kian mencapai angka 30 juta liter/ hari. Mengalami kenaikan 10 kali lipat. Sedangkan pertamax mencapai 8.700 liter per Januari di tingkat nasional, berarti mengalami peningkatan 3 kali lipat”, tambahnya.
Bambang memaparkan, pemakaian premium di Jatim tinggal 33% dan di tingkat nasional masih 53%. Ia memprediksi, akhir tahun depan persediaan premium tinggal 10% atau sudah bahkan habis. Perlahan premium akan menghilang seiring meningkatnya penggunaan perltalite dan pertamax.
“Biarkan premium habis secara alami. Toh masyarakat juga sudah terlihat banyak yang beralih ke pertalite. Sekarang angkutan umum saja sudah banyak yang lebih memilih pertalite. Ya kalau memang nanti masyarakat masih menginginkan ya kita jual dalam bentuk kalengan. Karena SPBU juga tidak akan mau menjual dalam jumlah sedikit”, pungkasnya.@Retha

Post a Comment