Ridwan Hisjam ajak pendidikan vokasi siapkan SDM berdaya saing global
LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi X DPR RI HM Ridwan Hisjam mendorong universitas dan institut di tanah air untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi jalur vokasi dan profesi.
Karena, menurut Anggota Komisi X membidangi masalah pendidikan ini, bahwa globalisasi membawa pengaruh krusial bagi kehidupan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari pesatnya laju perkembangan teknologi, khususnya teknologi dan informasi.
“Pendidikan vokasi itu punya peran penting menyiapkan SDM yang mandiri dengan kompetensi berdaya saing global,” kata Ridwan Hisjam kepada LICOM, Jakarta, Sabtu (10/9/2015).
Ridwan Hisjam berpandangan, perlunya memprioritaskan pendidikan vokasi karena menekankan pada pendidikan yang menyesuaikan dengan permintaan pasar (deman driven).
“Ketersambungan dan kecocokan antara pemberi dan penerima kerja menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan vokasi,” kata Ridwan.
Politisi Partai Golkar ini sempat menyampaikan harapan Fraksi Golkar di Komisi X terkait pendidikan vokasi itu saat menghadiri acara Dies Natalies di Politeknik Negeri Malang, Jawa Timur, Selasa lalu (6/9/2016).
Politisi senior Golkar dari Jawa Timur ini merasa perlu menyosialisasikan pentingnya pendidikan tinggi jalur vokasi yang menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan pasar industri. Mengingat, kata Ridwan, pendidikan vokasional merupakan pendidikan untuk penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang mempunyai nilai ekonomis sesuai kebutuhan pasar.
“Agar pendidikan vokasional tepat sasaranm maka kompetensi pendidikan harus merujuk pada kualifikasi setiap pekerjaan,” jelasnya.
Ridwan Hisjam juga mengingatkan, saat ini program pendidikan vokasi menjadi perhatian pemerintah khususnya Pendidikan Tinggi berdasarkan Undang-Undang no 12 tahun 2012. Apalagi, kata Ridwan, UU itu juga menyebutkan bahwa universitas dan institut dapat menyelenggarakan pendidikan tinggi jalur akademik vokasi dan profesi. @licom_09

Post a Comment