Header Ads

Politisi Gerindra apresiasi survei CSIS, kinerja Pemerintahan Jokowi ‘kinclong’

LensaIndonesia.com
Politisi Gerindra apresiasi survei CSIS, kinerja Pemerintahan Jokowi ‘kinclong’
teten-masduki13Presiden Jokowi terpingkal-pingkal bersama bawahannya di Istana Kepresidenan saat menerima kunjungan para komedian Indonesia. Nampak Dorce Gamalama juga ikut ngakak.

LENSAINDONESIA.COM: Survei CSIS yang mengambarkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan Joko Widodo menjadi bukti kerja nyata menuju kearah positif.

Ketua Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, Arief Poyuono
mengapresiasi dan menilai, ini tak lepas dari kemampuan Jokowi sebagai Kepala pemerintahan yang sangat banyak omong (dalam arti positif) tapi juga banyak kerja nyata.

“Sudah banyak program program pemerintahan Pak Joko Widodo yang sudah mulai akan terlihat hasilnya. Misalnya, program yang pro pada perbaikan mutu kehidupan masyarakat di pedesaan, terutama dalam hal ketersedian fasilitas kesehatan yang sudah bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat dengan mengunakan kartu Indonesia Sehat (KIS),” kata Poyuono yang biasanya sangat kritis terhadap Pemerintahan Jokowi ini, dalam keterangan persnya, Jumat (16/9/2016).

Lalu, lanjut dia mengakui, dalam bidang pendidikan sudah banyak mengalami perubahan ke arah yang positif pada masyarakat yang sudah hampir merata anak anak Indonesia bisa mendapatkan pendidikan dengan biaya yang murah dengan kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Terkait keamanan dan stabilitas nasional, Joko Widodo dalam dua tahun dipemerintahan berhasil kondusif. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya aksi aksi demontrasi besar besaran dalam setiap pengambilan kebijakan oleh pemerintah serta tidak adanya serangan BOM Teroris,” terang Poyuono yang juga Ketua DPP Gerindra, kali ini sependapat dengan
penilian CSIS.

Dalam bidang politik, menurut Poyouno, kemampuan Joko Widodo dalam melakukan strategi dan taktik pendekatan untuk mengajak Golkar dan PAN, PPP juga merupakan sebuah kemampuan yang tidak dimiliki oleh Presiden sebelumnya .

“Kita harus jujur bahwa keadaan ekonomi nasional disaat ekonomi global yang lesu, perekonomian nasional bisa tumbuh mendekati 5 % adalah sebuah hal yang tidak mudah. Artinya, kemampuan dan pengalaman, ketekunan serta kegigihan Joko Widodo saat membuka usaha meubel mempunyai pengaruh yang besar untuk Indonesia tidak terkena Krisis Ekonomi akibat lesunya Ekonomi dunia,” kata dia lagi.

Poyuono menilai, keberanian Joko Widodo dalam mengambil sebuah sikap dan keputusan merupakan modal dasar untuk memperceoat program program pembangunan infrastruktur seperti pembangunan LRT di Jagorawi Palembang, Jakarta MRT dan jalan jalan Tol kEreta Cepat yang sudah mulai terealisasi.

“Terkait kemampuan Joko Widodo untuk meyakinkan investor luar negeri untuk melakukan Investasi juga berhasil. Hal ini, saya dapat kan buktinya ketika saya bertemu dengan kawan kawan saya di luar negeri yang sangat suka dengan cara Joko Widodo untuk membuat kebijakan untuk mempermudah Investasi di Indonesia,” jelasnya.

Dalam ketersedian pangan dan Sembako, BBM, menurut pencermatan politisi Gerindra ini, pemerintah Joko Widodo juga berhasil menciptakan ketersedian yang cukup, walau harganya memang belum bisa murah harga yang didapat masyrakat, karena masih mengandalkan Impor dan sangat terpengaruh oleh nilai kurs rupiah yang belum kunjung menguat.

Memang, lanjut dia, disisi lain terkait upah buruh dan Tingkat kesejahteraan Buruh belum ada yang berubah ini merupakan PR besar bagi Joko Widodo untuk bisa meningkatkan daya beli Buruh dengan Upah yang diterima Buruh.

*Dari data yang dimiliki Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, kinerja BUMN juga mulai positif dan dari sektor perbankan BUMN sudah mulai banyak melakukan restructuring kredit macet pada perusahaan yang sudah hampir collapse yang menjadi nasabah Bank BUMN dengan mengucurkan Kredit ke debitur bank BUMN yang punya kaitan dan pengaruh kuat dengan politik Indonesia dan parlemen senayan serta pejabat negara yang sedang berkuasa,” ungkap Poyuono.

“Semoga kebaikan Joko Widodo terhadap mereka jangan mereka mengemplang lagi Kreditnya. Dan harus mencontoh Pak Joko Widodo yang usahanya dibidang meubel maju dan go internasional serta tidak pernah mengalami Kredit macet, apalagi ngemplang Kredit,” puji Poyuono.

“Karena usaha Joko Widodo dirintis bukan secara instan akibat fasilitas channelling politik Nasional. Nah, progress yang dilakukan Joko Widodo semua sudah mengarah ke yang lebih baik jika dibandingkan pemerintahan yang terdahulu. Artinya, jika parlemen bisa bersinergi dengan baik untuk bersama sama mendukung pemerintah Joko Widodo, bukan tidak
mungkin perekonomian Indonesia akan semakin baik dan bisa menjadikan Indonesia sebagai barometer Ekonomi Dunia,” pungkasnya. @licom_09

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.