Header Ads

Korban Kerusuhan Anti-presiden Di Kongo Naik Jadi 44

Portal Berita Terkini | Inforive .XYZ
Korban Kerusuhan Anti-presiden Di Kongo Naik Jadi 44

Korban kerusuhan anti-presiden di Kongo naik jadi 44 – selamat datang di Inforive .XYZ | Portal Berita Terkini yang menyajikan kabar teraktual dan terbaru yang dimuat pada sub topik pembahasan Nasional dan Internasional.

20160921antarafoto congo politic protest 19092016 ยป Korban Kerusuhan Anti presiden Di Kongo Naik Jadi 44

Kinshasa, Kongo (ANTARA News) – Setidaknya 44 orang, ermasuk 37 pengunjuk rasa dan enam polisi, tewas dalam demonstrasi anti-Presiden Kongo Joseph Kabila yang berujung kerusuhan, kata lembaga pembela hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW), Selasa.

Demonstrasi anti-Kabila mulai digelar pada Senin setelah komisi pemilihan umum setempat menunda pemungutan suara presiden yang sedianya akan diadakan bulan November.

Para pengunjuk rasa menilai keputusan itu adalah upaya Kabila untuk memperpanjang masa kekuasaan.

Kabila sudah menjadi presiden selama dua periode, sehingga sesuai konstitusi setempat, dia tidak boleh kembali maju dalam pemilihan umum selanjutnya.

Kerusuhan di sejumlah kota di Kongo memaksa sekolah-sekolah meliburkan murid dan menghentikan layanan transportasi publik. Peristiwa itu juga membuat PBB menyatakan keprihatinan.

Sementara itu Amerika Serikat mendesak agar pemerintahan Kabila meyelesaikan persoalan dalam negeri dan siap memberlakukan sanksi terbatas kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan terhadap demonstran.

Tekanan juga muncul dari Prancis. Presiden Perancis, Francois Hollande, menyalahkan otoritas Kongo dan mendesak mereka untuk menghormati konstitusi serta menggelar pemilihan umum tahun ini.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Kabar terkini tentang Korban kerusuhan anti-presiden di Kongo naik jadi 44 ini semoga dapat memberikan ide dan inspirasi serta jangan lupa untuk bergabung dengan media sosial kami untuk memperoleh update terbaru terkait informasi Nasional dan Internasional.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.